Puji Sering ‘Jual’ ABG ke Lokalisasi Sintai untuk Dijadikan PSK



Puji pelaku penjualan anak dibawa untuk dijadikan PSK di lokalisasi teluk Pandan Sintai ternyata sudah kabur dari tempat kerjanya di bar 99 Sintai.

Wanita asal Bandung itu, kata
Wil salah pekerja di bar 99 mengatakan, terakhir datang ke bar 99 Kamis (4/7) malam dan tak bisa dihubungi lagi.

“Nggak tahu kemana, katanya dia mau pulang ke Bandung,” kata Wil.

Puji memang diakui Wil sering memperkerjakan wanita mudah ke lokalisasi Sintai.

“Banyak yang dibawa dia (Puji) ke sini, rata- rata anak-anak diatas 17 tahun,” kata Wil.

Disinggung mengenai Sl salah satu anak 16 tahun yang lolos saat hendak dijadikan PSK oleh Puji di bar 99, kemarin, Wil dan tiga kawan sprofesinya yang lain enggan berkomentar.

“Nggak tahu mas soal itu, tanya langsung ke dia saja,” kata Wil.

Praktik penjualan anak dibawa umur untuk dijadikan PSK di lokasi lokalisasi terbesar di kota Batam ini, bukan hal yang baru. Dari informasi yang diterima Batampos.co.id sudah kerap kali terjadi. Bahkan salah satu pemilik bar di sana, saat ini menjadi target kepolisian Kalimantan Barat karena mendatangkan anak dibawah umur dari Kalbar untuk dijadikan PSK.

Nama Puji mencuat setelah Sy, remaja 16 tahun yang mengaku sebagai bibinya kabur dari sintai beberapa hari lalu. (eja)



Komentar Pembaca

komentar