Warga Anambas Keluhkan Pelayanan Kesehatan



Anambas (BP) - WARGA Desa Telagak Kecil, orasi damai ke kantor Pemkab Anambas, Senin (7/11). Mereka menuntut pelayanan kesehatan.

Badan Permusyawaratan Desa Telagak Kecil, Jafar mengatakan, warga desa Telagak Kecil kecamatan Siantan Tengah mengeluhkan, pelayanan kesehatan tidak maksimal di daerahnya. Tenaga medis di desanya belum bisa 24 jam.

Lebih lanjut dikatakannya, saat ada kecelakaan atau ada warga desa sakit, mereka bingung harus dibawa kemana pasien tersebut. ”Kemarin ada warga kami kecelakaan dari motor, kakinya patah, tapi tidak ada bidan di puskesmas, bagaimana warga kami nak berobat,” kata Jafar.

Membuatnya kesal, setelah meminta Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), Yendi agar menempatkan bidan di desanya, Yendi malahan menugaskan bidan dalam keadaan hamil.

Apalagi katanya saat ia menjemput bidan hamil tersebut, di dalam perjalanan bidan tersebut sakit. Sehingga ia terpaksa harus membawa kembali bidan tersebut kembali ke Tarempa.

”Saya sudah bilang ke kepala Dinkes, mengapa ia bisa tidak tahu di desa saya tidak ada tenaga kesehatan. Malahan ia mengirimkan bidan hamil,” kata Jafar.

Menanggapi itu, Bupati Kabupaten Anambas Tengku Mukhtaruddin mengatakan, segera mengevaluasi. Tengku juga berterimakasih masukan sangat positif itu demi meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. ”Kami akan tindaklanjuti masalah ini,” kata Tengku.

Sementara Yendi mengaku bidan bertugas sedang pelatihan di Tarempa saat pasien patah kaki akan berobat. Sedangkan perawatnya juga tidak ada di tempat karena saat itu masa transisi antara petugas lama dengan baru.

Petugas lama kata Yendi sudah pindah ke Tarempa, sedangkan petugas baru belum datang karena waktu itu juga ada pelatihan di Tarempa sehingga pasien tidak tertangani petugas kesehatan. (sya)



Komentar Pembaca

komentar