Inilah Pejabat Pemko Batam dengan Harta Diatas Rp1 Miliar



Agussahiman

Agussahiman

Pejabat di Pemerintah Kota Batam terkenal kaya raya. Rata-rata punya harta kekayaan melimpah di atas Rp1 miliar. Kekayaan para pejabat ini diperoleh setelah mereka menduduki jabatan strategis di pemerintahan yang digawangi Wali Kota Ahmad Dahlan tersebut.

Lalu, siapa saja pejabat paling kaya raya di Pemko Batam? Dari laman Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diperoleh www.batampos.co.id berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), nama Sekretaris Daerah (sekda) Agussahiman masih berada di urut paling atas.

Harta kekayaan Agussahiman pada tahun 2007 sebanyak Rp1.863.584.639. Ia termasuk pejabat yang memiliki tanah terluas dan terbanyak dibanding pejabat lainnya.

Kekayaan Agussahiman itu berupa harta tidak bergerak yang terdiri dari tanah dan bangunan di berbagai daerah senilai Rp863.162.000.

Tanah sang sekda antara lain 260 meter per segi di Batam senilai Rp50jt, 250 meter lainnya di Batam senilai Rp90 juta, 156 meter di Batam senilai Rp125 juta.

Tanah lainnya berada di Kabupaten Bintan (Kepri) seluas 9.207 meter per segi hasil hibah tahun 1992 senilai Rp276.210.000. Di Pekanbaru, Agussahiman juga punya beberapa tanah yakni 14.900 meter senilai Rp149 juta, 1.175 meter senilai Rp43 juta, 1.187 meter senilai Rp63,4 juta dan tanah lainnya seluas 472 meter per segi senilai Rp106,2 juta.

Gintoyono

Gintoyono

Wan Darusalam

Wan Darusalam

Untuk harta bergerak, Agussahiman melapor ke KPK bahwa dirinya memiliki sejumlah perkebunan sawit di Riau senilai Rp360 juta dan logam mulia senilai Rp37 juta dan giro setara kas sebanyak Rp93,2 juta saja.

Harta Agussahiman ini dipastikan telah naik dua kali lipat tapi tidak dilapornya hingga saat ini.

Pejabat lainnya yang ‘kecipratan’ kaya setelah menjadi pejabat Pemko adalah Kepala Dinas Tata Kota, Gintoyono Batong. Harta Gintoyono hanya selisih beberapa juta dari Agussahiman. Ia jadi runner up dengan harta terbanyak.

Total harta kekayaan Gintoyono dalam LHKPN di KPK tahun 2009 sebanyak Rp1.811.560.000. Harta ini dari perolehan pribadi dan warisan berupa harta bergerak senilai Rp874.405.000.

Ia tercatat punya tanah diberbagai daerah yakni 494 meter persegi di Pekanbaru, 105 meter persegi di Batam, 12.096 meter hasil warisan di Bintan dan 106 meter per segi di Slman, Jawa Tengah.

Ia juga punya harta bergerak berupa sejumlah mobil senilai Rp218.600.000 dan harta bergerak lainnya senilai Rp175.866.000 dalam bentuk logam mulia dan batu mulia serta giro setara kas lainnya senilai Rp619.504.000.

Jefriddin

Jefriddin

Pejabat Pemko yang berada di urut ketiga paling kaya adalah Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan (Bappeko), Wan Darussalam. Ia mendaftarkan hartanya ke KPK tahun 2010 lalu sebanyak Rp1.560.304.160.

Harta pria yang sudah belasan tahun menjadi kepala Bappeko itu terdiri dari giro setara kas senilai Rp502.962 dan harta bergerak Rp300-an juta.

Wan juga punya harta tidak bergerak berupa tanah dan bangunan di berbagai daerah antara lain 8.311 meter per segi berada di Pekanbaru senilai Rp325 juta sedangkan di Batam ada tanah dan bangunannya seluas 649 meter per segi senilai Rp500-an juta.

Kepala Dinas pendapatan Daerah, Jeffridin juga kaya raya. Ia dinobatkan sebagai pejabat terkaya di nomor urut 4. Saat masih menjabat sebagai Kepala Kantor Pemuda dan Olahraga tahun 2009 silam, hartanya dilaporkan sebanyak Rp1.616.087.919. Tahun 2006, hartanya hanya Rp1.309.711.619.

Kekayaan ini terdiri dari harta tidak bergerak  senilai Rp1.233.717.599 berupa tanah dan bangunan di Batam, harta bergerak senilai Rp65 juta, harta bergerak lainnya berupa logam mulia Rp148.141.670 serta giro dan setara kas lainnya senilai Rp198.726.250.

Pejabat lain yang harta kekayaannya di atas Rp1 miliar adalah Kepala Dinas Kesehatan, Chandra Rizal. Harta dokter gigi ini dibukukan saat dirinya masih menjabat Kepala Bidang Keluarga dan Pormosi Dinkes Kota Batam tahun 2009 lalu.

Chandra Rizal

Chandra Rizal

Total harta kekayaannya capai Rp1.007.038.791 berupa harta tidak bergerak senilai Rp852.708.000 yakni sebidang tanah di Tangerang hasil sendiri seluas 1.255 meter per segi dan tanah seluas 105 meter di Batam juga punya dua unit mobil seharga Rp200 juta.

Harta Chandra ini cenderung turun. Pada tahun 2006 lalu, ia melaporkan total hartanya sebanyak Rp1.323.581.937.(spt)



Komentar Pembaca

komentar