Istri Berenang Telanjang, Suami “Kuras” Isi Rumah



JIKA ada seorang wanita cantik meminta izin untuk berenang di kolam renang anda sambil telanjang sebaiknya berpikir dua kali. Jangan sampai bernasib sama seperti Stephen Amaral, warga Crossville, Tennessee Amerika Serikat. Ya, alih-alih melihat “tontonan” gratis perempuan yang sedang bugil berenang,  pria 54 tahun itu malah menjadi korban pencurian.

Kejadian itu bermula ketika sepasang suami istri yang merupakan tetangganya sendiri bertamu ke rumahnya beberapa hari lalu. Mereka awalnya ngobrol asik di ruang tamu. Tak lama kemudian, sang istri meminta suaminya pulang untuk mengambilkan rokoknya yang tertinggal di rumah.

Nah, begitu suaminya pulang sejenak, perempuan berbasa-basi. Dia mengaku kegerahan lantaran udara di luar sangat panas. Dia pun mengutarakan ingin berenang sambil telanjang di kolam renang milik Amaral. “Bolehkan saya berenang tanpa pakaian sama sekali. Udara di luar sangat panas. Saya ini mendinginkan tubuh,” kata Amaral menirukan tamunya seperti dilansir NYdailymail Kamis (11/7).

Amaral langsung menelan ludah mendengar permintaan tamunya. Tanpa berpikir panjang, dia langsung mengizinkan tamunya mendinginkan suhu tubuhnya.

Perempuan itu lantas melucuti pakaiannya satu persatu. Amaral pun begitu tertegun memandangi tubuh tamunya. Bahkan saat tamu sibuk berenang di kolam renang, Amaral tak berniat mengalihkan pandangannya.  “Sekitar 20 menit saya tertegun memandanginya,” kata Amaral.

Ternyata itu hanya modus sang tamu. Saat sang istri sibuk mengalihkan konsentrasi tuan rumah, diam-diam suaminya menyelinap masuk ke dalam rumah dan mencuri isi rumah tersebut.

Uang, perhiasan obat-obatan hingga senjata api digasak pelaku. Setelah dirasa cukup dia pun meninggalkan rumah itu.  Merasa operasi sang suami menguras rumah tetangganya sukses, perempuan itu lantas mengeringkan tubuhnya dan berpamitan pulang.

Amarl pun kaget bukan kepalang saat mendapati rumahnya diobok-obok. Dia merasa sedih dan langsung melaporkan kejadian tersebut ke polisi setempat. (jpnn)



Komentar Pembaca

komentar