18 Guru Honor Diminta Kembalikan Dana Insentif



18 guru honor, pengawas sekolah, tata usaha dan penjaga sekolah yang bertugas di empat sekolah yang ada di Lingga harus gigit jari. Kegembiraan menerima insentif harus ternodai.

Mereka dipaksa mengembalikan insentif yang tela mereka nikmati.

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) lalai dalam pembayaran dana insentif itu. Per orang diberi dana Rp1,8 juta periode Januari sampai Desember 2012.

Kenyataannya, pembayaran uang tak berdasarkan SK Bupati Lingga Nomor 66/KPTS/II/2010. Harusnya uang yang dibayarkan hanya Rp1,5 juta per orang. Terdapat sisa kelebihan pembayaran Rp300 ribu.

Pembayaran yang tak sesuai SK Bupati ini akhirnya jadi temuan dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Inspektorat Lingga.

Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Lingga diminta menyuruh guru, tata usaha, pengawas sekolah dan penjaga sekolah mengembalikan dana itu.

Dalam surat itu disebutkan nama-nama guru honor, penjaga sekolah, tata usaha dan pengawas sekolah beserta nama sekolah. Diantaranya, SD 006 Singkep (Kebun Nyiur) ada tiga orang, SD 007 Singkep (Berindat)  enam orang, SMP 1 Singkep Barat dua orang dan SMA 1 Singkep Barat tujuh orang.

Ketua Komisi III DPRD Lingga bidang Pendidikan dan Kesra, Rudi Purwonugroho mengatakan, Komisi III akan mengumpulkan data tentang kesalahan PPTK Disdikpora Lingga dalam pembayaran.

“Kami akan mempertanyakan masalah ini ke Disdikpora Lingga. Masak salah dalam pembayaran, sekarang guru honor dan tenaga kependidikan yang jadi korban. Disuruh mengembalikan dana,”kata Rudi. (dea)



Komentar Pembaca

komentar