Buruh PT SCI Desak Pembayaran Gaji, Pesangon dan Sisa THR



Buruh PT SCI (Sun Creation Indonesia) minggu ini rencananya akan kembali menggelar aksi demonstrasi ke DPRD, Pemko Batam dan BP Batam. Mereka juga mendesak manajemen untuk segera mengusahakan pembayaran gaji dan pesangon mereka. Selain itu, mereka juga meminta pelunasan sisa THR, sekitar 50 persen lagi.

Sodikin ketua PUK PT SCI mengaku sudah seminggu buruh bersabar dan sudah saatnya untuk mendengarkan jawaban dari BP Batam mengenai kejelasan nasib mereka. Ia mengaku saat ini buruh sudah sangat kecewa karena belum ada jawaban dari sejumlah instansi di Batam yang bisa memuaskan buruh.

“Sudah seminggu ini kami diam, tetapi mereka seakan tidak peduli. Kami mau mendegarkan apa upaya mereka dalam seminggu lalu. Apakah jawabannya masih sama dengan jawaban yang bulan lalu” katanya.

Menurut Sodikin uang THR yang dibagikan kepada buruh sekitar Rp 700 juta sudah habis, sebagian besar untuk bayar utang. Buruh kini menuntut agar sisanya segera dicairkan.

“Kami berharap manajemen juga segera mencari jalan bagaimana untuk mencairkan uang tersebut. Kami ini sudah tidak makan,” katanya.

Yanti, seorang buruh mengaku sudah tidak memiliki uang. Jika sisa THR atau gaji mereka belum cair, maka akan kembali berhutang kepada orang lain.

“Masih untung kalau ada yang mau kasih utang, kalau tidak ada bagaimana. Saya hanya bisa berharap hak kami segera dilunasi,” katanya.

Untuk kedepannya buruh mengaku akan menduduki BP Batam karena dianggap paling bertanggung jawab sebagai pemberi izin PMA di Batam.

“Kalau kami diam, maka kami yakin pemerintah khususnya BP Batam tidak akan bergerak. Makanya kami berencana akan menduduki¬† BP Batam,” kata Sodikin.

Sebelumnya BP Batam mengaku akan terus berupaya dan mencari jalan terbaik agar buruh bisa mendapatkan haknya. BP Batam mengaku sudah menghubungi BKPM BP Batam di Jepang untuk bisa mencari keberadaan pemilik perusahaan PT SCI Batam. (ian)



Komentar Pembaca

komentar