Gara-Gara Rokok, Leher Habibi Ditebas Ayah Kandungnya



Habibi, pemuda 26 tahun nyaris tewas dengan leher yang hampir putus gara-gara ditebas ayahnya bernama Muhammad,48, warga Gampong Lhok Sialang Rayeuk, Kecamatan Pasie Raja, Kabupaten Aceh Selatan sekitar pukul 10.00 WIB, Jumat (19/7) lalu.

Sang ayah tega menganiaya putra kandungnya hanya karena hal sepele yakni si anak minta rokok di saat orang lain sedang puasa.

Menurut keterangan dihimpun Metro Aceh (Grup batampos.co.id), awalnya, ayah dan anak tersebut berada kawasan kebun jagung milik mereka. Motifnya karena Habibi yang disebut-sebut pernah mengalami stress berat, serta pernah dirawat di rumah sakit jiwa, meminta rokok kepada sang ayah di siang hari.

Karena dalam suasana bulan puasa, Muhammad menolak lalu menganjurkan agar putra kandungnya minum obat saja, agar cepat sembuh dari penyakit. Sayang nasehat Muhammad tidak digubris, malah menjadi-jadi. Permintaan rokok terus dilakukan dan Habibi menguber tersangka. Karena petuahnya tak dianggap, membuat Muhammad naik pitam.

Parang yang dibawa dari rumah untuk menyabet rumput, tiba-tiba lalu diayunkan ke arah kepala hingga mengenai leher korban. Akibat serangan mendadak tersebut, bagian tengkuk belakang korban pun muncrat darah segar. Dalam keadaan sempoyongan sembari menutupi luka parah dengan telapak tangan, korban lari menuju perkampungan untuk mendapat pertolongan warga.

Mendapati Habibi dalam keadaan kritis, dengan luka leher hampir putus, masyarakat melarikan korban ke Puskesmas Pasie Raja. Karena keterbatasan fasilitas dan kondisi korban sekarat, akhirnya pihak Puskesmas merujuk ke rumah sakit umum dr. Yuliddin Away Tapaktuan.

Kapolsek Pasei Raja, Iptu. Mustafa yang dikonfirmasi media ini, membenarkan peristiwa berdarah itu. Pihaknya berhasil mengamankan tersangka beserta barang bukti sebilah parang. (spt/jpnn)



Komentar Pembaca

komentar