Setiker-TNI_Dalil-Harahap-2

 

LUBUKBAJA (BP) – Masih ada pemilik mobil yang menempel stiker satuan Polri maupun TNI di kendaraan mereka.

Beberapa hasil wawancara Batam Pos kepada sejumlah pemilik kendaraan yang sengaja memasang stiker ataupun aksesoris TNI ataupun Polri mengaku fenomena ini tak lain untuk keamanan kendaraan itu sendiri serta untuk menghindari tilang dari pihak kepolisian.

“Banyak kasus curanmor sekarang, sengaja pasang stiker Mabes Polri ini agar, pencuri takut kalau mau curi motor saya ini,” ujar Benny salah satu warga Batuaji di Batuaji.

Lain lagi dengan Andre warga Baloi mengaku memasang stiker TNI AL bertujuan untuk menghindari pemeriksaan dokumen kendaraan dari pihak kepolisian.

Sejumlah kalangan anggota geng motor yang kerap melakukan tindakan kriminal dan hangat dibicarakan belakangan ini juga melakukan hal serupa. Meskipun sepeda motor yang dipakai mereka bodong ataupun sepeda motor curian, namun para anggota geng motor ini nekat memasang stiker logo TNI ataupun Polri. Seperti yang terlihat di tujuh sepeda motor yang dipakai oleh kelompok geng motor Ting Tung Family Batamcenter yang dibekuk pihak kepolisian Batamkota.

“Motor ini tak ada surat-surat makanya dipasang stiker TNI AD dan Mabes Polri, biar orang pikir ini motor anggota atau keluarga anggota,” Ucok salah satu anggota geng motor yang ditembak polisi.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Asep Safrudin mengakui maraknya stiker Polri yang terpajang di kendaraan warga sipil. Untuk kedepannya dalam razia kendaraan yang akan digelar pihak Satlantas akan menindak tegas jika ada kendaraan yang terlihat ada atribut Polri.

“Kalau bukan anggota polisi, stiker Polri akan dicabut. Takutnya disalah gunakan dengan membawa nama institusi Polri,” kata Asep.

Pemilik kendaraan juga akan diberi teguran. Hal ini berguna untuk menghindari hal-hal yang tidak baik digunakan warga sipil dengan mengatas namakan instansi Polri. (eja)

Respon Anda?

komentar