Karyawan dan Sekuriti PT Yee Woo Bentrok

226
Pesona Indonesia

RATUSAN buruh PT Yee Woo dan sekuriti pengelola kawasan Industri Tunas Batam Center bentrok di depan perusahaan, Senin (2/2) pagi. Beberapa buruh mengalami luka-luka dan berdarah karena terlibat adu pukul.

Kericuhan ini terjadi karena pihak pengelola kawasan Industri memaksa buruh mengosongkan gedung karena gedung tersebut sudah habis masa sewa oleh PT Yee Woo, yang kini pemiliknya sudah kabur tanpa membayarkan kewajiban atau gaji karyawan. Sementara buruh tetap bertahan dan tidak mau meninggalkan gedung tersebut.

“Kami dipukuli Seperti binatang, kami ini masih buruh. Kami sudah ditelantarkan pengusaha. Kenapa kami juga yang dipukuli,” kata seorang buruh ketika komisi IV DPRD Kota mengunjungi para buruh di perusahaan tersebut.

Saat berbicara kepada dewan, sejumlah buruh menangis. Mereka menyampaikan kekesalan akibat terjadinya pemukulan tersebut.

Febri, seorang perwakilan buruh meminta agar kasus tersebut diselesaikan secara hukum. Buruh juga mengeluhkan banyaknya buruh PT Yee Woo yang tidak diperbolehkan masuk ke kawasan dan dicegat di gerbang masuk.

“Kami minta agar kami tetap bisa di gedung ini sampai permasalahan ini selesai. Itu saja yang kami minta,” ujarnya. (ian)

Respon Anda?

komentar