Pak, Bu, Ditemukan Bocah Laki-Laki Berkulit Sawo Matang, Rambut Pendek, Memakai Kemeja Garis Hitam.

261
Pesona Indonesia

BATAMKOTA (BP) – Seorang bocah laki-laki yang diduga nyasar di Kawasan Industri Tunas, Batamkota, membuat bingung petugas kepolisian di Mapolresta Barelang, Minggu (1/2) pagi. Sebab, bocah yang diperkirakan masih berusia 9 tahun ini tak bisa berbahasa Indonesia dan menggunakan bahasa yang sulit dimengerti.

Brigadir Iwanto mencoba berkomunikasi dengan bocah yang tersesat di Mapolresta Barelang, Minggu (1/2). Foto: Yashinta/Batam Pos
Brigadir Iwanto mencoba berkomunikasi dengan bocah yang tersesat di Mapolresta Barelang, Minggu (1/2).
Foto: Yashinta/Batam Pos

Adapun ciri-ciri bocah berambut pendek ini, yakni kulit sawo matang, berbaju kemeja bergaris warna hitam, celana jins panjang warna hitam, dan sendal jepit warna kuning.

Brigadir Iwanto, petugas kepolisian yang sedang berjaga di SPK Polresta Barelang merasa bingung dengan bahasa si bocah. Bahkan untuk menjawab pertanyaan petugas, bocah yang mengenakan kemeja kotak-kotak ini menggunakan bahasa dengan logat aneh.

”Dari tadi dia diam saja. Ketika kita tanya, dia malah kayak orang bingung seperti mencoba mengartikan bahasa yang kita gunakan. Kita juga tak bisa berkomunikasi dengan dia,” kata Iwanto kepada wartawan.

Dilanjutkanya, bocah itu diantarkan oleh seorang wanita paruh baya sekitar pukul 09.30 WIB. Wanita itu mengaku menemukan bocah tersebut berjalan sendirian di depan kawasan Tunas, Batamcenter.

Anehnya, bocah itu seperti orang bingung dan mencoba membicarakan sesuatu dengan si wanita tersebut. Namun karena tak mengerti dengan bahasa si bocah, wanita itu langsung mengantarkan bocah tersebut ke Mapolresta Barelang.

”Ibu itu sudah nanya ke warga sekitar, tapi tak ada yang mengenali bocah itu. Karena tak juga mengerti dengan bahasa bocah ini, ibu itu lantas mengantar ke sini,” terang Iwanto.

Menurut dia, untuk sementara waktu bocah tersebut akan diamankan di Mapolresta Barelang hingga ada orangtua yang menjemput. Tapi jika tak dijemput, kemungkinan anak tersebut akan diantar ke Dinas Sosial Kota Batam.

”Kita juga tak bisa mengantar dia pulang karena tak tahu alamatnya. Dia juga tak bisa merespon apa yang kita tanya. Jadi untuk sementara diamankan disini dulu,” sebutnya. (she)

Respon Anda?

komentar