CCTV Hanya Pajangan,Polisi Kesulitan Ungkap Pelaku Pembobolan Kantor Developer PT Prima Mitra.

269
Pesona Indonesia

POLISI kesulitan mengungkap siapa pelaku pembobolan kantor developer dan kontraktor PT Prima Mitra Batam, di Pelita Senin (2/2) lalu. Pasalnya saat maling beraksi membawa kabur brankas berisikan uang Rp155 juta dan cek senilai Rp500 juta, tak ada pengaman sama sekali di lokasi kantor tersebut.

CCTV yang ada di dalam kantor berlantai tiga tersebut, ternyata hanya pajangan saja dan tak berfungsi sehingga penyelidikan sedikit menemui jalan buntu.

“Sudah begitu petugas keamanan dan pagar pun tak ada,” kata Kapolsek Lubukbaja Kompol I Dewa Nyoman, Selasa (3/2).

Saksi yang diperiksa hanya sebatas pekerja yang pertama mengetahui kejadian pembobolan itu.”Saksi kunci belum dapat, makanya masih sedikit kesulitan,” ujar Dewa.

Penyelidikan sementara polisi hanya fokus pada hasil olah TKP dan barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian.  Sementara saksi yang diperiksa belum menemukan titik terang.

Dewa menyayangkan lokasi kantor pengembang Hotel Aston yang tak dilengkapi fasilitas pengamanan dan menyimpan uang dalam jumlah yang banyak di dalam kantor tanpa petugas pengaman. Kejadian pembobolan itu dinilai ada unsur kelalaian. Maling bisa leluasa membobol pintu dan menggasak brankas uang.

Diberitakan sebelumnya, kantor developer dan kontraktor PT Prima Mitra Batam, di Pelita dibobol maling, Senin (2/1) dinih hari. Pelaku yang diduga lebih dari satu orang dikabarkan membawa kabur brankas berisikan uang tunai sekitar Rp155 juta dan juga cek senilai Rp500 juta. (eja)

Respon Anda?

komentar