Tidak Temukan Indikasi Kriminal, 14 Remaja Terduga Anggota Geng Motor Dilepaskan

174
Pesona Indonesia

POLISI Polresta Barelang melepaskan 14 remaja yang disinyalir anggota geng motor yang tertangkap dalam razia pekat di wilayah Batam Centre, Minggu (1/2) dini hari lalu.

Mereka dilepaskan setelah melalui tahap pemeriksaan dan pendataan serta membuat surat pernyataan untuk tidak berkumpul di malam hari, serta tidak berbuat keonaran lagi. Mereka sempat ditahan sehari sebelum dibebaskan.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Asep Safrudin menuturkan, dilepaskanya 14 remaja terduga anggota geng motor itu bukan berarti polisi lunak pada penindakan pelaku geng motor kriminal.

“Mereka setelah diperiksa dan didata ternyata diketahui hanya berkumpul, tak ada barang bukti atau indikasi ke aksi kriminal makanya dilepas, tapi kalau kedapatan melakukan kriminal lagi, akan kami proses,” tegasnya.

Diakui Asep memang mulanya ke 14 remaja tersebut terindikasi pelaku kriminal karena sempat melakukan perlawanan kepada polisi, namun setelah ditangkap dan diperiksa ternyata mereka hanya kelompok anak sekolah yang berkumpul di lokasi razia.

Namun demikian Asep kembali menghimbau kepada orangtua agar memperhatikan pergaulan anak di luar rumah. Jangan sampai anak terjebak di kelompok yang sesat. “Sayangi anak-anak Anda dengan memberikan perhatian yang lebih. Bukan dimanjakan dengan sepeda motor di jam malam, itu bukan sayang anak,” kata Asep.

Sementara untuk memberantas kelompok geng motor kriminal dan pelaku kejahatan jalanan, Polresta Barelang menurunkan tim khususnya. Tim patroli sebanyak 24 personil dengan 12 sepeda motor akan selalu patroli setiap malam di lokasi-lokasi rawan.

“Buruh Sergap, tim Reskrim dan intel kami turunkan setiap hari di berbagai lokasi di Batam untuk menangkap para pelaku kejahatan jalanan,” jelasnya. (eja)

Respon Anda?

komentar