Korban Dirampok dan Hampir Diperkosa. Geng Motor Makin Meresahkan Warga Batam

272
Pesona Indonesia

AKSI  kawanan geng motor semakin meresahkan di Batam. Kali ini memakan korban, Upi, 38, seorang penyanyi kafe yang ditodong dengan modus motor rusak, lantas merampok harta benda korban di kawasan jalan Gajah Mada, Universitas Internasional Batam, Kamis (5/2) dini hari. Biadabnya, korban juga diseret ke semak belakang hutan restoran kak Dadut, dan hendak diperkosa

Modus yang digunakan pelaku adalah berpura-pura motor rusak, sehingga membuat mangsanya turun dari motor dan membantu pelaku.

“Dua orang pelaku berteriak-teriak minta tolong ditepi jalan, pada saat saya melewati jalan Gajah Mada. Sehingga saya berhenti, karena kasihan,” kata Upi saat ditemui usai membuat laporan di Mapolsek Sekupang, siang tadi.

Lebih lanjut ia menjelaskan kalau pelaku meminta korban mendorong motornya. Namun karena tidak bisa mendorong motor tersebut, pelaku menawarkan korban untuk bonceng saja, dan membiarkan pelaku yang membawa motornya, untuk mendorong motor pelaku yang katanya rusak.

Namun setelah motor didorong sebentar, langsung nyala. Sedangkan pelaku yang membonceng Upi, segera membawanya berkeliling di hutan sekitar Southlink. “Saya sudah teriak-teriak dan pukuli pelaku, namun tidak digubris. Lalu setelah itu beberapa kawanan pelaku entah dari mana muncul dengan motor,” ujarnya.

Upi menuturkan setelah dibawa berputar-putar, ia diseret para kawanan pengendara motor itu ke hutan di belakang rumah makan kak Kadut. Dua gelang emas serta satu jam tangan pun dirampas paksa. “Tak hanya dua gelang emas dan jam tangan saja, saya sempat mau diperkosa. Celana saya pun berusaha dilepasnya,” katanya.

Ia mengatakan kalau para pelaku sempat menggerayangi tubuhnya. Celananya bahkan bajunya pun sudah  dilepas oleh para pelaku. Namun dengan sekuat tenaga, Upi berontak dan berteriak minta tolong.

“Ada satu orang mau perkosa saya. Saya kira para pelaku masih muda-muda, seumuran SMP SMA gitu. Terus teriak, satu dari mereka pun meminta kawanannya itu pergi,” ungkapnya.

Bukan hanya itu saja, para pelaku pergi dengan membawa serta motor korban yakni Honda Beat dengan nomor polisi BP 3657 FF.

Ia berhasil pulang ke rumah setelah satu mobil berlogo PDI-P berhenti dan mau mengantarkannya pulang. (cr3)

Respon Anda?

komentar