Geng Motor di Batam Nekad, Nyaris Cabuli Korban

343
Pesona Indonesia

Geng motor kembali beraksi di Jalan Gajah Mada dekat Universitas Internasional Batam pada Kamis (5/2) dinihari sekitar pukul 01.00 WIB. Korbannya kali ini adalah penyanyi kafe, Upi, 38. Semua harta bendanya dirampas gerombolan geng motor tersebut. Upi terpaksa menyerahkan semua barang-barangnya setelah diancam akan dipukul.

kutipPerempuan nahas itu juga nyaris dicabuli anggota geng motor yang masih bocah di semak-semak tepi jalan. ”Yang mau mencabuli itu anak kecil, anak (usia, red) SMP-an, yang lainnya cuma mengerubungi,” kata Upi saat ditemui di Mapolsek Sekupang, Kamis (5/2).

Namun beruntung, kebanyakan dari gerombolan yang meresahkan warga Batam ini ingin cepat-cepat pergi, sehingga Upi selamat dari pemerkosaan.

Karena di lokasi kondisinya agak gelap, Upi mengaku hanya tahu wajah bocah yang mau memperkosanya saja, sedangkan yang lain kurang jelas. “Tapi mereka masih kecil-kecil,” ujarnya.

Modus yang digunakan pelaku berpura-pura sepeda motornya rusak dan minta tolong kepada pengendara yang lewat. “Dua orang berteriak-teriak minta tolong di tepi jalan pada saat saya melewati Jalan Gajah Mada, sehingga saya berhenti, karena kasihan,” ujar Upi.

Saat berhenti, bocah-bocah nakal itu meminta Upi mendorong motornya. Namun, Upi menolaknya. Kemudian pelaku menawarkan diri untuk membonceng Upi dengan motornya. “Saya tidak curiga, akhirnya menyetujui,” tutur wanita berstatus janda tersebut.

Tak dinyana, mesin motor yang tadinya macet langsung hidup setelah didorong sebentar. Sedangkan pelaku yang membonceng Upi, juga langsung tancap gas. Upi dibawa mutar-mutar sekitar Southlinks. “Saya sudah teriak-teriak dan pukuli pelaku, namun tidak digubris. Lalu setelah itu beberapa kawan-kawannya entah dari mana muncul dengan motor,” ucapnya.

Setelah dibawa berputar-putar, ia diseret ke hutan di belakang Rumah Makan Kak Kadut. Dua gelang emas serta satu jam tangan pun dirampas paksa. “Tak hanya dua gelang emas dan jam tangan saja, saya sempat mau dicabuli,” katanya emosi.

Bocah-bocah itu, lanjutnya, sempat menggerayangi tubuhnya, bahkan celananya pun sudah dilepas paksa mereka. Dengan sekuat tenaga, Upi melawan ketika mereka akan membuka paksa bajunya.

Para pelaku berhasil membawa motor merek Honda Beat miliknya dengan nomor polisi BP 3657 FF. Upi dapat pulang ke rumah diantarkan mobil yang melintas di tempat kejadian perkara (TKP). “Saya cegatin semua orang yang lewat. Hingga ada mobil berlogo PDIP mau pulang mengantarkan saya sampai rumah. Saya sudah biasa lewat sana, namun baru kali ini seperti ini,” tuturnya.

Kapolsek Sekupang Kompol Rimsyahtono mengatakan modus yang digunakan pelaku tersebut, hampir sama dengan beberapa modus-modus sebelumnya yang dilakukan gerombolan geng motor. Namun kemungkinan gerombolan tersebut, bukanlah geng motor yang ditangkap sebelumnya. Tapi merupakan kelompok-kelompok lama, namun baru muncul sekarang.

Oleh sebab itu, Rimsyahtono  akan menyelidiki kasus ini. Sehingga dapat menjamin kenyamanan dan keamanan, bagi masyarakat di sekitar Sekupang. “Kami akan mengejar pelakunya,” tutupnya. (hadi)

Respon Anda?

komentar