Sembilan Jaringan Pengedar Narkoba Dibekuk

219
Pesona Indonesia

BATAM (BP) – Satres Narkoba Mapolresta Barelang kembali mengungkap dua jaringan pengedar Narkoba di Kota Batam. Dua jaringan pengedar tersebut Sh dan Ag yang beraksi di wilayah Nagoya, serta jaringan Fa, Ma, As, Jt, Ry, Ai dan S yang merupakan jaringan terkuat di wilayah Seibeduk.

Dari tangan para tersangka itu polisi menyita sejumlah paket sabu yang sudah dibungkus dalam plastik bening, alat isap bong serta beberapa unit ponsel.

Kasat Narkoba Mapolresta Barelang Kompol Irham Halid mengatakan, kesembilan tersangka yang diamankan itu merupakan hasil pengembangan pihak kepolisian atas informasi intelejen yang diterima dari masyarakat selama lima hari.

Mulanya polisi menciduk Sh dan Ag tanggal 29 Januari malam lalu. Kedua pengedar itu dibekuk saat dalam perjalanan menggunakan sepeda motor Mio Soul BP 4677 MG di jalan raya Baloi. Dari tangan dua tersangka itu polisi menyita satu paket 4,37 gram berserta ponsel.

Berdasarkan informasi dari Sh dan Ag yang mengaku barang tersebut didapat dari Ay (DPO), polisi kembali menggerebek Fa dan Ma di salah satu ruko di Jodoh, tanggal 3 Januari. Sementara Ay berhasil lolos.

Dari tangan Fa dan Ma, polisi mengamankan satu paket seberat 49,26 sabu. Pengembangan dilanjutkan dan polisi kembali membekuk As di wilayah Seibeduk dan menemukan barang bukti sabu sebanyak 5,58 gram.  “Setelah dikembangkan lagi kemarin (Rabu, 4/2) kami membekuk lagi  Jt, Ry As dan S, di wilayah Seibeduk,” tutur Irham.

Dari tangan lima tersangka itu polisi kembali mengamankan 5,58 gram sabu berserta alat isap bong. “Mereka ini perannya sebagai kurir dan pemakai,”tutur Irham.
Sementara Ay pemasok barang haram itu dari Malasyai masih dicari. “Pengakuan tersangka barang ini didapat dari Ay. Barang ini dibawa dari Malayia melalui pelabuhan tikus,”tutur Ilham.

Para tersangka tersebut diancam  pasal 112 ayat 2 junto 114 ayat 2 UU RI tahun 2009. (eja)

Respon Anda?

komentar