Kondisi Kelurahan Mangsang di Batam: Sampah Menumpuk, Jalan Banyak Lubang

278
Pesona Indonesia

BATAM (BP) – Tumpukan sampah masih menghiasi jalanan di Kecamatan Seibeduk. Seperti di jalan utama Bukit Kemuning. Di bagian kiri dan kanan jalan utama menuju Kelurahan Mangsang tersebut dipenuhi sampah dan beraroma busuk.

Sampah berserakan hingga ke jalan di Bukit Kemuning, Seibeduk, Jumat (6/2). Foto: Johannes/Batam Pos
Sampah berserakan hingga ke jalan di Bukit Kemuning, Seibeduk, Jumat (6/2).
Foto: Johannes/Batam Pos

Pantauan Batam Pos di sepanjang jalan, tak satupun bak yang disediakan untuk menampung sampah. Sampah dibuang warga tepat di badan jalan sehingga merusak keindahan pemandangan di Bukit Kemuning.

Riyan, salah seorang warga Bukit Kemuning mengatakan setiap harinya warga selalu membuang sampah di badan jalan tersebut. Menurutnya, tumpukan sampah itu sudah tidak terurus sejak seminggu belakangan ini.

”Memang tak ada tempat pembuangan sampah di sini (Bukit Kemuning). Jadi warganya tentu membuang sampah disembarang tempat,” katanya, Jumat (6/2).

Menurutnya, dengan tumpukan sampah di badan jalan itu akan menganggu warga yang ingin menikmati keindahan alam dari Bukit Kemuning.

”Otomatis dengan bau busuk gitu orang jadi malas melewatinya. Apalagi minat warga untuk nongkrong sini jadi berkurang,” tuturnya.

Ia sendiri berharap agar pemerintah segera mengatasi permasalah tersebut. Ia juga meminta agar disediakan bak pembuangan sampah di sekitar perumahan yang berada di Kelurahan Mangsang.

”Kalau sudah ada baknya, pasti warga akan membuang pada tempatnya. Jadi pengurusan sampah ini akan lebih gampang,” paparnya.
Hal senada disampaikan Diah. Warga Perumahan Puri Agung, Seibeduk tersebut mengaku enggan melewati jalan Bukit Kemuning. Menurutnya, selain faktor sampah, jalan melewati Bukit Kemuning juga dipenuhi lubang.

”Sampah dimana-mana, belum lagi jalan yang rusak. Kalau pulang kerja pada malam hari saya lebih memilih melewati jalan lain,” kata pekerja kawasan Batamindo ini. (cr5)

Respon Anda?

komentar