Dinas PMP-KUKM Harus Bertindak Relokasi Kios Liar

166
Pesona Indonesia

batampos.co.id -Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas PMP-KUKM harus bertindak dengan menata dan merelokasi kios liar dan pedagang kaki lima (PKL) yang terus muncul di beberapa area di Kota Batam.

”Harus ada kemauan dari Dinas PMP-KUKM agar tidak semrawut dan liar. Tiru PKL di Yogyakarta itu yang bisa rapi dan teratur sehingga nilai estetika terjaga,” ujar Anggota Komisi I DPRD Kota Batam, Musofa di Kantor DPRD Kota Batam, kemarin.

Menurut Musofa, banyaknya pendatang yang terus masuk ke Batam yang tak semua tertampung di sektor kerja diyakini jadi salah satu pemicu munculnya PKL dan berdirinya kios-kios ilegal. Meski begitu, pemerintah tak bisa melarang masyarakat untuk berjualan dan mencari nafkah.

Politisi Hanura itu juga minta Dinas PMP-KUKM memetakan lokasi yang bisa dijadikan area relokasi pedaganga kecil, sehingga bisa terstruktur sekaligus ramai.

”Misalnya foodcourt (kawasan berjualan makanan) di Tiban Centre itu, kan di sana ramai karena mewadahi PKL yang berjualan aneka makanan tapi bisa rapi kok. Nah, yang belum ini nanti bisa juga dibuatkan sentra penjualan buah-buahan atau yang lainnya di lokasi tertentu,” jelasnya.

Musofa juga menyarankan agar Dinas PMP-KUKM berkoordinasi dengan BP Batam untuk menentukan lokasi yang bisa dipakai atau disewakan untuk relokasi kios liar dan PKL tersebut.

Disinggung adanya beking oleh oknum pejabat ataupun aparat atas pendirian kios liar tersebut, Musofa mengaku tak tahu. Hanya saja, dia menyarankan agar orang atau tokoh yang dianggap berpengaruh semestinya mengarahkan ke hal yang tepat, bukan mengeruk untung dari masyarakat kecil dengan dalih menyewakan kios liar. (cr3/rna)

Respon Anda?

komentar