Insiden Pesawat Latih di Hang Nadim, Pilot Sean Calfer Dilarang Terbang Meski Berprestasi

286
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Pasca-jatuhnya pesawat latih jenis Cessna 152 PK-KFB di landasan pacu (runway) Bandara Hang Nadim Batam, Selasa (10/2) lalu, manajemen Flybest Flight Academi melatih ulang seluruh siswanya, agar kejadian serupa tak terjadi lagi di kemudian hari.

Teknisi Bandara Hang Nadim Batam memeriksa pesawat latih jenis Cessna 152 yang terbakar, Selasa (10/2).  Foto: Dalil Harahap/Batam Pos
Teknisi Bandara Hang Nadim Batam memeriksa pesawat latih jenis Cessna 152 yang terbakar, Selasa (10/2).
Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

”Instruktur akan mentraining ulang para siswa, termasuk Sean Calfer, 19,” ujar Karin Item, Direktur Utama Flybest Flight, Rabu (11/2).

Pengulangan tersebut untuk mengurangi resiko kecelakaan, bukan menjadikan kembali siswanya menjadi kelas pemula. Apalagi Sean Calfer tercatat sebagai siswa terbaik di Flybest Academy, mengantongi 140 jam terbang Private Pilot License (PPL) dan tinggal 40 jam terbang lagi masuk ke kelas Commercial Pilot License (CPL)

Namun, saat ini Sean Calfer, pilot yang mengalami kecelakaan itu dilarang terbang selama dua minggu ke depan. ”Meskipun sudah baik, khawatirnya dampak psikisnya. Tapi mudah-mudahan tidak ada masalah,” kata Karin.

Menurut Karin, insiden pesawat Cessna 152 tidak mengganggu pendidikan di Flybest Academy, anak didiknya masih belajar seperti biasanya. Meskipun tinggal tiga pesawat, karena dua di antaranya rusak karena kecelakaan. ”Peswat sudah kami asuransikan,” katanya.

Dalam waktu dekat, sambungnya, dua pesawat baru akan datang yakni Cessna seri 152 serta 172. Sementara itu, terkait jatuhnya pesawat latihnya tersebut, Karin belum bisa menaksir jumlah kerugian yang mereka alami.

Distrik Manager Citilink Area Sumatera, Hendra, mengatakan pasca insiden jatuhnya pesawat latih jenis Cessna 153 milik sekolah Flybest Academy, pihaknya tidak mengalami kerugian. Meskipun saat itu satu pesawat Citilink yang hendak landing maupun yang hendak terbang terganggu. ”Kami memaklumi insiden tersebut,” ujarnya singkat.

Seperti diberitakan sebelumnya, pesawat latih Cessna 152 PK-KFB milik sekolah penerbangan Flybest Flight Academi terbakar di Bandara Hang Nadim, Selasa (11/2) sekitar pukul 10.35 WIB. Pesawat rusak parah, penyangga ban depan patah, badan tengah pesawat juga retak. Meskipun tak ada korban jiwa, aktivitas di Bandara Hang Nadim terpaksa ditutup selama satu jam lebih, mulai pukul 10.40 WIB hingga pukul 12.00 WIB. (hgt)

Respon Anda?

komentar