Kios Liar Tutupi Akses, Bisnis Usaha Pertokoan Merosot

215
Pesona Indonesia
Kios-kios di depan kawasan Pertokoan Puri Regency, Jodoh ini, menutupi ruko dan bangunannya mengambil sebagian trotoar, seperti terlihat Rabu (11/2). Foto: Dalil Harahap/Batam Pos
Kios-kios di depan kawasan Pertokoan Puri Regency, Jodoh ini, menutupi ruko dan bangunannya mengambil sebagian trotoar, seperti terlihat Rabu (11/2).
Foto: Dalil Harahap/Batam Pos

BATAM (BP) – Kios-kios liar yang dibangun di sejumlah titik di kawasan Jodoh dan Nagoya, makin menjamur. Bahkan, keberadaannya menyebabkan usaha rumah toko (ruko) berlahan-lahan mati.

Pasalnya, kios-kios liar itu menutupi akses masuk ke pertokoan, seperti di komplek ruko Puri Regency. Selain pintu akses masuk terganggu, kios di kawasan tersebut menutupi komplek ruko.

Derita pedagang di ruko komplek pertokoan Puri Regency bertambah, setelah sejumlah kios liar kembali dibangun. Belasan kios liar baru itu, sebagian masih tahap pembangunan dan sebagian lagi sudah disewakan. Bahkan, kios-kios liar tersebut memakan trotoar jalan.

Selain itu, bangunan kios diperlebar dengan menambah kamar untuk tempat tinggal.
Sebelum berdiri kios-kios liar itu, kondisi pertokoan di komplek Puri Regency ini ramai penyewa. ”Tapi, sejak keberadaan kios-kios liar itu usaha kami menjadi sepi dan perlahan-lahan mati,” kata salah satu pemilik ruko kepada Batam Pos, Rabu (11/2).

Tidak hanya itu, kata dia, keberadaan kios-kios liar tersebut juga membuat komplek pertokoan Puri Regency menjadi kumuh. Apalagi, banyak ruko yang tidak terawat setelah ditinggal penyewanya. Sampah berserakan di mana-mana, dinding ruko banyak coretan, bahkan pemulung meletakkan barang-barangnya di sana.

Jika dilihat dari lokasi, komplek ruko Puri Regency ini termasuk strategis karena terletak di tengah-tengah kota dan pusat keramaian. ”Sekarang kami tidak mengandalkan pembeli datang ke sini, kami hanya menjual dagangan kami secara door to door,” keluh pedagang lainnya di ruko tersebut. (ryan/bp)

Respon Anda?

komentar