Dianggap Lalai, Korban Lakalantas Itu Dituntut 6 Bulan Penjara

233
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Masih ingat dengan peristiwa kecelakaan lalu lintas yang menewaskan Lilis Kuniawati dan melukai  Rahman Idaman pengemudi sepeda motor matic yang tewas ditabrak mobil Toyota Wish putih BP 1198 JX yang dikendarai Septalina di Nagoya, 4 Juli 2014 lalu? Korban kecelakaan yang selamat, Rahman Idaman bukannya mendapat perawatan malah menjadi pesakitan dengan tuntutan jaksa, yakni dipenjara selama 6 bulan.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Tarigan menuntut 6 bulan penjara karena korban dianggap lalai mengendarai motornya sehingga menyebabkan tabrakan dan membuat pacarnya Lilis Kurniawati meninggal dunia.

Dalam surat tuntutannya JPU Tarigan menjelaskan saat mengendarai sepeda motor, Rahman tidak memperhatikan daerah sekitar. Terdakwa juga membonceng korban Lilis tidak menggunakan helm, sehingga ia didakwa melanggar pasal 310 ayat 1 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas

”Terdakwa masuk jalur kanan tanpa melihat sekitar. Karena terdakwa lalai, terjadilah kecelakaan dan menyebabkan korban Lilis mengalami luka parah hingga akhirnya meninggal dunia. Menjatuhkan pidana enam bulan terhadap terdakwa,” kata Tarigan.

Diketahui peristiwa naas yang berujung merenggut nyawa Lilis Kurniawati terjadi di kawasan Nagoya, 4 Juli 2014 lalu sekitar 22.30 WIB. Saat itu ia yang dari warung makan Sudi Mampir hendak mengantarkan Lilis, pacarnya ke rumah. Dari arah kiri ia pun menyebrang ke seberang kanan. Namun secara tiba-tiba sepeda motor maticnya ditabrak mobil Toyota Wish putih BP 1198 JX berkecepatan tinggi.

Dalam hitungan detik sepeda motornya terseret hingga belasan meter. Tak hanya itu, Lilis yang dalam posisi dibonceng ternyata menempel pada bemper mobil yang dikendarai Septalina. Saat kejadian, Septalina sempat mencoba kabur hingga akhirnya dihentikan oleh massa. (she)

Respon Anda?

komentar