Pasien Tak Usah Khawatir, Biaya Berobat Sepenuhnya Ditanggung BPJS

520
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Pihak Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Batam membantah kabar pasien BPJS Kesehatan harus menanggung setengah biaya berobat di rumah sakit (RS). Kabar itu muncul setelah adanya pengaduan seorang pasien BPJS Kesehatan yang mengaku berobat ke salah satu rumah sakit swasta di Batam dan mengklaim biayanya hanya dibayar separuh oleh lembaga penjamin kesehatan sosial tersebut, sedangkan separuh sisanya ditanggung sendiri oleh pasien.

”Apa yang disampaikan itu tidak benar,” ujar Kepala BPJS Cabang Batam, Farurozi melalui pesan pendek, karena yang bersangkutan mengaku sedang berada di Pekanbaru, Rabu (11/2).

Menurut dia, tidak ada aturan jika pasien harus menanggung biaya berobat, selama pasien tersebut sesuai dengan ketentuan dan membayar premi tepat waktu.

Kepala Unit Manajemen Pelayanan Kesehatan Rujukan (MPKR) BPJS Kesehatan Cabang Batam, dr Endang menjelaskan, jika memang ada keluhan semestinya pasien tersebut menyampaikan langsung ke petugas BPJS Center yang ada di setiap rumah sakit.

”Nah, kami minta pasien yang mengeluh (agar) keluhannya langsung disampaikan dan ditindaklanjuti case- by-case (kasus per kasus),” terang dr Endang.

Disinggung adanya keluhan pasien yang diminta pulang oleh pihak rumah sakit sedangkan si pasien mengaku belum benar-benar sembuh, dr Endang mengembalikan hal itu pada pihak rumah sakit.

”(Membolehkan pasien pulang atau belum dari RS) itu kompetensi dan kewenangan klinis dokter dan RS. Saya rasa tidak mungkin mereka membuat resiko dalam pekerjaannya seandainya memang pasien belum sembuh,” terangnya.

Dia juga meminta masyarakat untuk memahami keterbatasan tempat tidur di RS sedangkan pasien yang sakit yang bisa mengakses layanan RS kini jumlahnya meningkat seiring jaminan pembiayaan dari BPJS Kesehatan.

Sementara itu, anggota Komisi IV DPRD Kota Batam, Uba Ingan Sigalingging mengatakan BPJS Kesehatan dibantu Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam harus segera menyosialisasikan aturan-aturan yang mungkin belum diketahui masyarakat yang merupakan pelanggan BPJS. Ini merupakan langkah antisipasi jika sewaktu-waktu pasien itu menggunakan kartunya untuk berobat.

”Sekarang ini gampangnya, di SMS-kan (pesan singkat ponsel) saja karena hampir semua orang sudah pegang ponsel, ini lebih efektif,” kata Uba di Kantor DPRD Kota Batam. (rna)

Respon Anda?

komentar