Heboh Kios Liar, Pemko dan BP Batam Rapat Bereskan PKL

210
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Usaha penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) semakin gencar dilakukan. Tim koordinasi penataan dan pemberdayaan PKL yang dibentuk September 2014 lalu mengadakan rapat dalam rangka menampung masukan dari anggota tim terkait rekomendasi titik-titik lokasi yang akan dilakukan penataan.

 

Kios-Jodoh_Dalil-Harahap
foto: dalil harahap / batampos.co.id

 
Tim koordinasi penataan dan pemberdayaan PKL beranggotakan seluruh SKPD terkait, termasuk camat se-Kota Batam serta unsur teknis dari BP Batam.

“Tadi kita rapat, untuk menerima masukan terkait rekomendasi titik-titik yang akan ditata,” ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pasar, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (PMP KUKM) Kota Batam, Febrialin, Senin (16/2).

Selain itu, hasil rapat juga meminta seluruh camat untuk menggambarkan kondisi riil di kecamatan masing-masing. “Camat diminta untuk memberikan informasi riil tentang PKL di wilayahnya masing-masing, sehingga pemetaan tepat sasaran” tambahnya.

Untuk memperlancar rencana relokasi, tim ini akan membuat aturan.” Kita akan buat aturan main,” ucapnya tanpa menjabarkannya lebih lanjut.

Menurutnya, PKL yang berpotensi menganggu ketertiban umum seperti mengganggu lalu lintas akan segera ditindaklanjuti. “Yang ganggu ketertiban umum, seperti yang  mengganggu lalu lintas itu, harus cepat (ditertibkan, red),” tukasnya.

Peringatan akan dilakukan jika masih ada PKL yang bersikeras untuk bertahan. Dan penertiban akan dilakukan setelah tempat relokasi tersedia. “Tapi harus jelas dulu tempat relokasinya,” ujarnya.

Rencananya tempat relokasi direncanakan menggunakan sistem tendanisasi yang bisa dibongkar pasang, tidak semi permanen maupun permanen. “Waktu rapat tadi ada masukan juga untuk menggunakan sistem, seperti tendanisasi,” ungkapnya.

Febrialin mengatakan, hasil pemetaan tempat relokasi akan disampaikan ke walikota.

Rencananya, Senin (23/2) akan diadakan rapat khusus rapat tim teknis yang terdiri dari, Dinas Tata Kota, PU, PMP UKM, Bapedda serta unsur teknis dari BP Batam yang akan merumuskan kriteria lokasi yang dijadikan penataan PKL.

“Termasuk di dalamnya pembagian lapak berdasarkan jenis barang dagangan,” pungkasnya.(hgt)

Respon Anda?

komentar