18 Kasus Narkoba, 22 Pengedar Jadi Tersangka

267
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Satres Narkoba Mapolresta Barelang berhasil mengungkap 18 kasus Narkoba sepanjang Februari 2015 ini. Dari 18 kasus yang diungkap itu, polisi berhasil mencokok 22 tersangka sebagai pengedar.

Jumlah ini tergolong masih tinggi karena belum sampai akhir bulan. Sementara di Januari lalu ada 25 kasus dengan lebih dari 22 tersangka yang diamankan.

Kasat Satres Narkoba Mapolresta Barelang Kompol Irham Halid menuturkan, semua tersangka yang diamankan adalah pengedar Narkoba di kota Batam yang tersebar di wilayah Batuaji, Nagoya, Tiban dan Batamcenter.

Para tersangka tersebut diantaranya berinisial Fa, Ma, Ys, Mn alias P, Gb, As, Jt, Ry, Si, Ai, Hs, So, St, Fm, Mr, Rs, Ir, Sy, Il, Ap, Ha alias Ge dan He. Para tersangka ini rata-rata usia dari 20-40 tahun.

Dari tangan para tersangka itu polisi berhasil menyita barang bukti. Antara lain, lima bungkus serbuk kristal yang diduga Sabu seberat 115,24 gram, 13 paket daun kering yang diduga ganja seberat 30,79 gram serta sata satu bungkus daun kering yang diduga ganja seberast 1 Kg.

Tidak itu saja. Selain barang bukti Narkoba, polisi juga menyita dua unit timbangan digital untuk operasional narkoba jenis sabu, seperangkat alat hisap shabu atau bong, 14 unit ponsel, 4 unit sepeda motor, satu unit Mobil Toyota Avanza hitam serta satu unit mobil Hiace warna silver.

“Kesemua kasus ini terungkap berdasarkan informasi dari masyarakat. Kami sangat apresiasi kepada masyarakat yang sudah membantu kami,” ujar Irham.

Kasus terkahir yang diungkap Satres Narkoba adalah penangkapan terhadap tersangka Ra warga yang berdiam di perumahan Garden Raya blok GC10 nomor 19, Batamkota. Pria 27 tahun asal Aceh ini ditangkap polisi bermula dari aksi grebek warga yang mencurigai aktifitas aneh Ra di rumah kediamannya itu.

“Mulanya warga menggerebek pasangan kumpul kebo, karena Ra ini sering bawa pasangan wanita ke dalam rumahnya,” ujar Irham.

Namun setelah digrebek bukan saja melanggar aturan lingkungan karena berdua dengan pasangan tanpa surat nikah, tapi juga ditemukan narkoba jenis Sabu. Diduga pasangan itu tengah gelar pesta Narkoba. Ra akhirnya diserahkan ke Satres Narkoba setelah polisi menemukan barang bukti berupa 2,65 gram di dalam dompet serta 12 bungkus lain yang juga diduga sabu seberat 26,49 gram di dalam rumahnya.
Para tersangka ini umumnya akan dijerat pasal 111 ayat 1 jo pasal 114 ayat 1 UURI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika (untuk tersangka Ganja) serta pasal 112 ayat 1 dan 2 jo pasal 132 UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika untuk jenis Shabu dan Pil, dengan ancaman pidana 5-20 tahun penjara. (eja)

Respon Anda?

komentar