Wali Kota Perintahkan Jangan Beri Izin Bangunan Diatas Row Jalan

275
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Wali Kotra Batam, Ahmad Dahlan mengatakan pengalokasian lahan bangunan maupun pedagang kaki lima (PKL) di atas buffer zone maupun row jalan ranahnya berada di Badan Pengusahaan (BP) Batam. Pemerintah Kota (Pemko) Batam hanya mempunyai kapasitas memberikan izin pendirian bangunan.

”Saya tidak pernah memberikan rekomendasi itu. Saya sudah perintahkan dan ingatkan Dinas Tata Kota maupun bagian perizinan agar tidak memberikan izin bangunan diatas row jalan,” ujar Dahlan ditemui usai mengantarkan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di terminal VIP Bandara Hang Nadim, Senin (23/2).

Dia mengatakan, bila ada bangunan yang berada di kawasan buffer zone maupun row jalan dipastikan ilegal. Namun, Dahlan enggan memberikan komentar ketika ditanyakan tindakan yang akan diambil terhadap bangunan liar tersebut.

”Itu masalah teknis, saya hanya berbicara kebijakan kalau saya tak pernah memberikan rekomendasi,” tuturnya.

Relokasi maupun penggusuran langsung tanpa pengganti, menurut Dahlan, domainnya berada di tim terpadu. ”Harus dibicarakan bersama BP Batam. Sebab BP Batam yang punya lahan, kalau kita (Pemko) tak memiliki wilayah. Tapi intinya harus ada solusi,” ungkapnya.

Menurut Ketua DPC Partai Demokrat Kota Batam itu, maraknya PKL serta gedung di wilayah buffer zone karena kebutuhan. ”Sebetulnya kita awasi. Karena banyaknya kebutuhan, jadi banyak yang bangun,” katanya.

PKL, menurut Dahlan, diperbolehkan dengan catatan ditata oleh pemerintah.
Tidak seenaknya dibangun. Sehingga keberadaan bangunan itu, tidak menimbulkan permasalahan dikemudian hari akibat tak sesui dengan peruntukannya.

Dia menambahkan, dari bandara menuju Simpang Kabil atau Kepri Mall, pemerintah sudah mempersiapkan lahan di samping kiri dan kananya seluas 100 meter persegi. Lahan tersebut akan dijadikan jalur lambat kendaraan, seperti halnya jalan di depan Mapolresta Barelang.

”Jadi ada jalur cepat dan jalur lambat,” katanya. (cr13/hgt/ryh/gusrianda)

Respon Anda?

komentar