Biadab, Remaja Itu Dijual, Disekap & Diperkosa

432
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Praktik eksploitasi anak dibawah umur dan dilakukan secara paksa terjadi di Batam. Kali ini korbannya remaja 14 tahun, warga Bengkong Harapan I.

Namanya Mawar (samaran,red). Remaja putus sekolah itu disekap selama satu hari, dianiaya, lalu diperkosa oleh seorang oknum sekuriti kawasan lokasi rekreasi di Batamcenter berinisial Jr.

Mawar diperkosa di lokasi tower kampung Belimbing, Bengkong,28 Januari lalu. Kasus ini sudah dilaporkan ke Mapolresta Barelang sejak 30 Januari, namun sampai hari ini, Rabu (25/2), polisi belum menangkap pelaku pemerkosaan dan penganiayaan serta penyekapan itu.

Iw ayah Mawar mempertanyakan kinerja polisi terkait laporannya itu.

“Saya rela ditembak mati, asalkan pelaku pemerkosa anak saya dihukum setimpal. Demi anak gadis saya, saya rela mati pak,” itulah ungkapan kecewa yang dilontarkan Iw terhadap kinerja polisi yang dinilai lamban menangani laporan pemerkosaan tersebut.

Ia mengatakan, putrinya tersebut menjadi korban dan kuat dugaan ada indikasi jual beli. Pasalnya sebum disiksa dan diperkosa oleh Jr yang diduga bekerja sebagai sekuriti di kawasan wisata Coastarina, Mawar dijemput oleh Jv pria lainnya, dari rumah Iw.

“Saya memang tak ada di rumah waktu itu. Tapi anak saya cerita, dia dijemput oleh Jv sekitar pukul 16.00 WIB,” kata Iw.

Jv ini adalah kenalan dari Mawar. Saat menjemput Mawar, Jv berdalih untuk jalan-jalan saja. Setelah Mawar dibonceng, Jv malah membawa Mawar ke lokasi tower di Kampung Belimbing.

Disana, Jr dan beberapa rekannya sudah menunggu sambil meneguk minuman keras. Melihat itu, Mawar mulai ketakutan dan berusaha kabur, namun langsung dicegat oleh Jr dan Jv. Mawar disekap dan dicekokin minuman keras hingga tengah malam.”Anak saya juga dianiaya, pakaiannya dikoyak oleh Jr,” tutur Iw.

Tidak saja mengancam dan menganiaya, kegadisan Mawar juga direnggut paksa oleh Jr. Entah berapa kali diperkosa, Mawar baru sadar dan diantar pulang sekitar pukul 16.00 WIB keesokan harinya.  Kondisi Mawar saat dipulangkan cukup amburadul dan syok berat.

Dua hari Mawar mengurung diri di kamar dan bersembunyi dari perhatian orangtuanya. “Anak saya kurung diri karena diancam oleh Jv. Kata Jv, anak saya tak boleh buka mulut, kalau mengadu dia akan bunuh. Anak saya dijual Jv ke Jr,” ujar Iw.

Dua hari kemudian tepatnya tanggal 30 Januari, Iw akhirnya tahu kejadian itu setelah menginterogasi anaknya. Tidak terima dengan kejadian itu, Iw lantas membuat laporan ke Mapolresta Barelang.

Sebelum diperkosa oleh Jr, kata Iw, Mawar sempat mendengar perbincangan antara Jv dan Jr mengenai tempat untuk memperkosa Mawar.”Jadi tempatnya ini memang direncanakan Jv, Jv mengambil anak saya agar diperkosa oleh Jr,” tutur Iw.

Dengan adanya kejadian ini, Iw sangat berharap agar, polisi bekerja profesional untuk menangkap dua pelaku tersebut. (eja)

Respon Anda?

komentar