Geng Motor Bobernex Siap Disidangkan

246
Pesona Indonesia

batampos.co.id -Berkas kasus geng motor Bocah Berandal Nexad (Bobernex) dinyatakan lengkap (P21) oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam. Polsek Nongsa sudah mengirimkan berkas tahap II (tahanan dan barang bukti) menyangkut Junaidi, Aris dan, ketuanya Andi Muhammad alias Mamat.

“Berkas tahap duanya sudah kami kirimkan ke Kejaksaan. Pelaku tinggal menunggu sidang saja,” ujar Kapolsek Nongsa, Kompol Arthur Sitindaon, Kamis (26/2).

Arthur mengatakan, Junaidi dan Aris dikenakan undang-undang darurat Nomor 12 tahun 1951, tertangkap tangan membawa senjata tajam berupa pisau, sembilan anak panah, dua ketapel, satu ladam yang digunakan untuk kepalan tangan.

Sedangkan Mamat disidik dengan kasus berbeda, terlibat pencurian dan kekerasan (Curas) yang dilakukan pelaku di lapangan bola Citra Mas.

“Kasus mamat P21 sejak tanggal 24 Februari lalu,” ungkapnya lagi.

Arthur menjelaskan, pihaknya bukan kali pertama menggiring anggota geng motor hingga ke pengadilan. Polsek Nongsa telah beberapa kali memberantas geng motor di wilayah hukumnya. Hal ini sudah terbukti beberapa anak-anak geng motor telah ditangkap dan dibubarkan serta memasukan pentolan geng motor ke penjara.

Mulai dari Gebonal, Lasak Jumping atau Degil, hingga Bobernex. Meskipun belum ditemukan adanya geng motor, pihaknya akan tetap intens melakukan patroli. karena tindakan kriminal jalanan, bukan hanya geng motor saja, tetapi bisa saja dilakukan oleh orang lain.

“Keberhasilan anggota dalam memberantas geng motor melalui razia atau patroli secara intensif. Apabila ada ketangkap tangan membawa senjata tajam akan ditangkap meskipun dibawah umur atau masih pelajar,” kata perwira satu mawar di pundaknya ini.

Tindakan tersebut merupakan langkah untuk memberikan efek jera terhadap gerombolan geng motor yang meresahkan masyarakat. Kendaraan yang diamankan tak luput dari pantauan petugas. Apakah hasil kejahatan atau bukan.

“Tak ada surat kendaraan, motor kami tahan,” ucapnya. (hgt)

Respon Anda?

komentar