Ketua RT Bilang Novendri Menghilang Sejak Penculikan 11 Warga Tanjunguncang

239
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Identitas mayat dalam karung yang ditemukan di perairan Pulau Panjang, Galang secara perlahan mulai terkuak. Mayat pria tersebut diduga sebagai Novendri Saputra berdasarkan nomor induk kependudukan (NIK).

Novendri Saputra menempati rumah di Perumahan Pluto, RT4/RW1 Tanjungncang Blok A8 12B. Namun, hingga saat ini kabar maupun keberadaan Novendri belum diketahui.

“Memang ada warga saya atas nama Putra. Dia baru empat bulan tinggal di sini. Tapi sampai sekarang tidak tahu kemana perginya,” ujar Bahagia, Ketua RT 4 Perumahan Pluto, kemarin (26/2) siang.

Ia menambahkan keberadaan pria asal Palembang itu tidak diketahui sejak beberapa minggu belakangan ini. Bahkan, beredar informasi Novendri menghilang bersamaan dengan kejadian penculikan warga Pluto lainnya.

“Saya tidak tahu pasti hilangnya kapan. Tapi teman-temannya sudah balik kembali (dari penculikan, red). Hanya dia yang belum tahu keberadaannya,” tuturnya.

Novendri bekerja di rumah makan milik saudaranya, Taufik. Taufik juga menjadi korban penculikan oleh orang yang tak dikenal pasca-meninggalnya salah satu anggota marinir di kawasan lokalisasi Sintai, Tanjunguncang. Namun, sehari berselang ia ditemukan di Jembatan IV Barelang.

“Dia tinggal bersama Taufik dan bekerja bantu-bantu. Tapi belakangan saya dengar dia bekerja di PT,” terangnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua RT 1, Ari Siregar. Ia mengatakan seluruh korban penculikan yang berjumlah 11 orang sudah tidak menempati kediamannya lagi.

“Rata-rata sudah pindah. Mungkin trauma,” terangnya.

Pantauan Batam Pos di rumah kediaman Novendri terlihat tutup. Tak ada aktivitas dari dalam dan luar rumah.

Sementara itu, Novendri Saputra merupakan mahasiswa Universitas Riau Kepulauan Jurusan Teknik Industri tahun 2008. Namun, Novendri hanya mengikuti kelas selama dua semester.

“Memang ada atas nama Novendri. Tapi hanya kuliah selama dua semester saja. Sejauh ini hanya itu nama Novendri yang kita temui,” kata Rahman Hasibuan, Wakil Rektor II Unrika. (cr5)

Respon Anda?

komentar