BP Batam Tak Bisa Intervensi Layanan ATB

267
Pesona Indonesia

airbatampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam sebagai pemberi konsesi pengelolaan air bersih kepada PT Adhya Tirta Batam, (ATB) menyatakan tak bisa mengintervensi layanan yang diberikan ATB ke pelanggan.

Humas BP Batam, Dwi Djoko Wiwoho, mengaku pihaknya tak bisa sewaktu-waktu menyentil ATB terkait kualitas layanan yang dikeluhkan pelanggan. Alasannya, hal itu tak diatur dalam perjanjian konsesi yang diteken pada 1995 lalu.

Padahal, BP Batam adalah pihak yang diuntungkan dengan adanya konsesi tersebut. Berdasarkan perjanjian konsesi, BP Batam menerima pendapatan dari PT ATB berupa pendapatan sewa aset, royalti dividen (15 persen) dan penjualan air baku.

Berdasarkan dokumen pemeriksaan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), sejak awal perjanjian konsesi sampai akhir 2007 saja, BP Batam telah menerima pendapatan dari PT ATB kurang lebih sebesar Rp 50.639.000.000, yang berasal dari penjualan air baku sebesar Rp 28.488.000.000, sewa aset sebesar Rp 5.627.000.000, royalti sebesar Rp 16.425.000.000, dan denda royalti sebesar Rp 97.350.000.

Dwi Djoko menyarankan pelanggan ATB menyampaikan keluhan mereka ke Ombudsman.

“Kan Ombudsman yang berhak menyampaikan persoalan atau keluhan terkait layanan publik,” terang Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) BP Batam tersebut. (ian)

Respon Anda?

komentar