Ngebet Nikahi Mahasiswa Arab, Trasgender Malaysia Buat Paspor di Indonesia

326
Pesona Indonesia

batampos.co.idDuh..Reggeana Fijiana, WNA transgender dari pria menjadi wanita ini nekat membuat paspor Indonesia dengan memalsukan semua dokumen pelengkap pembuatan paspor hanya untuk memuluskan niatnya menikahi seorang mahasiswa asal Arab yang kuliah di Kuala Lumpur Malaysia.

Kantor Imigrasi kelas I A Batam pun berhasil mengamankan trasngender yang bernama asli Rafizi bin Muhammad Ismail ini. Ia merupakan warga Malaysia yang mencoba membuat paspor Indonesia di Kantor Imigrasi Batam, Senin (23/3) siang.

Kawasdakin Kantor Imigrasi Batam, Rafli, kepada wartawan menuturkan, pengakuan Rafizi yang nekat membuat paspor di Indonesia karena di negaranya tak diizinkan pernikahan transgender.

“Makanya dia nekat mengaku warga negara Indonesia agar bisa tercapai keinginannya untuk menikah dengan pria itu,” tutur Rafli.

Terungkapnya aksi nekat Rafiji itu bermula dari laporan yang diterima pihak kantor imigrasi Batam dari salah satu sumber.

“Dia masuk Batam tanggal 1 Maret dan langsung masukkan berkas, saat berkas masuk ternyata benar laporan tadi, atas nama yang bersangkutan kalau dia WNA,” ujar Rafli.

Aksi tipu-tipu ini terungkap saat ia memasuki ruang wawancara Imigrasi. Dalam berkas pengajuan pembuatan paspor bernama Reggeana Fiziana dengan tempat lahir Jakarta, 8 Juli 1977, dan tinggal di Apartemen Green Valis Kemayoran, Jakarta.

Namun identitas aslinya bernama lengkap Rafizi bin Muhammad Ismail warga Malaysia terdeteksi. Bahkan dia juga diketahui sudah memiliki paspor Malaysia bernomor A32269270.

“Dia tampak seperti orang Indonesia memang karena lancar berbahasa Indonesia,” ujar Rafli.

Usut punya usut ternyata Rafizi ini pernah bekerja di Jakarta sebagai Konsultan IT selama tiga tahun, sehingga Bahasa Indonesianya sangat lancar.

Sekilas memang Rafizi tampak seperti seorang wanita, namun setelah diinterogasi lebih dalam dia mengaku kalau aslinya pria dan melakukan perubahan jenis kelamin dari pria menjadi wanita di Thailand. “Dari pemeriksaan sementara, ia mengakui sudah melakukan operasi ganti kelamin di Thailand,” tambah Rafli.

Dari pengakuan Rafizi kepada Imigrasi, begitu dapat paspor Indonesia, dia akan menikah dengan pelajar Arab di Malaysia yang tidak mengetahui jenis kelaminnya yang sesungguhnya.

“Dia memiliki dokumen lengkap unuk membuat paspor, seperti KTP, KK, akte lahir dan lainnya,” tutur Rafli.

Dengan temuan tersebut, sambung Rafli, pihaknya akan memproses lebih lanjut kasus tersebut sebelum wanita eh pria itu dideportasi.

“Ini baru pemeriksaan awal. Kalau deportasi itu sudah pasti, karena mencoba memalsukan dokumen. Sekarang kami amankan di Imigrasi dulu untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” tutup Rafli. (eja)

Respon Anda?

komentar