Hutan di Batam Menipis kok Masih Ada Pembalakan, Digerebek Deh

216
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Jajaran Direktorat Pengamanan Badan Pengusahaan Batam (Ditpam BP Batam) menggerebek aksi pembalakan liar di Dam Duriangkang, Kamis (5/3) sekitar pukul 03.00 WIB dini hari. Ditpam mengamankan 15 ton kayu, dua truk pengangkut, serta sopir truk.

”Sisanya sekitar 20 orang kabur, kocar kacir ketika kami gerebek,” ungkap Direktur Pengamanan (Dirpam) BP Batam, Cecep Rusmana.

Sayangnya, Cecep mengaku lupa nama pelaku, jenis kayu, serta plat nomor truk yang diamankannya.

”Saya lupa nama pelaku serta BP truk yang kami amankan. Apalagi jenis kayunya, saya tak tahu,” beber Cecep.

Terkait kasus tersebut pihaknya masih melakukan pemeriksaan.

”Belum tahu akan diserahkan kepolisan atau bagaimana. Kini kami masih melakukan pemeriksaan,” kata Cecep.

Cecep menjelaskan, informasi pencurian kayu tersebut diperoleh dari masyarakat sehari sebelum diadakannya penggerebakan. Pihaknya pun segera bertindak menurunkan anggota ke Dam Duriangkang.

”Pukul 02.00 WIB pelaku baru masuk hutan, sekitar pukul 03.00 WIB kami sergap,” ungkap Cecep Rusmana.

Dari puluhan orang pelaku, petugas hanya mengamankan satu orang sopir truk. Barang bukti serta pelaku kemudian dibawa ke kantor Ditpam di daerah Baloi.

Cecep mengaku, pencurian pohon di Dam Duriangkang bukan kali ini saja terjadi. Mereka berani, karena dikawal oknum aparat keamanan.

”Minggu sebelumnya kami juga menggerebek di lokasi yang sama, kasusnya sudah kami serahkan ke Polresta Barelang,” katanya.

Namun Cecep lagi-lagi tak mengetahui apakah pelaku sebelumnya sama dengan pelaku yang diamankan sekarang. Bahkan kerugian dam luas kerusakan akibat penebangan liar juga tidak diketahuinya.

”Saya tidak mengukur,”ucapnya. (hgt/bpos)

Respon Anda?

komentar