Sehari Ada Tiga Titik Kebakaran Hutan

205
Pesona Indonesia
Api membakar hutan di Dam Seiladi, Jumat (6/3) siang. Foto: Johannes/Batam Pos
Api membakar hutan di Dam Seiladi, Jumat (6/3) siang.
Foto: Johannes/Batam Pos

batampos.co.id – Petugas Penanggulangan Bahaya Kebakaran (PBK) dari Badan Pengusahaan (BP) Batam dan Pemadam Kebakaran (Damkar) dari Pemerintah Kota (Pemko) Batam, harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk menangani kasus kebakaran hutan, Jumat (6/3).

Dalam sehari terjadi tiga titik kebakaran hutan, yaitu hutan lindung kawasan Seiladi, hutan dekat Tibankampung, dan hutan dekat Pertamina Tongkang, Telapunggur.

Sedikitnya, delapan mobil pemadam kebakaran dikerahkan. Di Kawasan Seiladi empat unit dari BPK BP Batam dan dua dari Damkar Pemko Batam, dua unit di kawasan hutan dekat Tibankampung, dan dua unit di Telagapunggur, yang sebelumnya memadamkan di Seiladi.

Kasubid PBK BP Batam, Slamet Riyanto menduga kebakaran terjadi karena aktivitas membuka lahan dengan cara dibakar.

”Kemungkinan dibakar entah sengaja atau tidak, apalagi kan musim kering otomatis apinya cepat menyebar,” ucapnya.

Slamet menyatakan, jika terbukti kebakaran akibat ulah manusia akan diproses hukum.

”Proses hukum dilakukan untuk memberikan peringatan dan meminimalisir terjadi kembali hal yang sama,” tutupnya.

Mardi, penjaga di Dam Seiladi mengaku panik melihat api dengan cepat merembet. Saat itu, dia sedang tugas jaga.

”Kami jadi panik melihat api kian membesar,” ujarnya.

Slamet mengharapkan masyarakat peduli dan menjaga lingkungan, terutama hutan.

”Bagi pembuat kebun jangan membakar saja perlu ditunggu supaya jangan merambat,” imbaunya.

Menurut Mardi, mobil pemadam tiba di TKP setengah jam kemudian di saat api terus membakar pepohonan serta rerumputan di dekat dam.

Sementara itu, Rudi, warga Tibankampung mengaku beruntung hutan yang terbakar tidak berada dekat pemukiman penduduk. Api yang membakar hutan Tibankampung dan Sungailadi dapat dipadamkan sekitar pukul 17.00. (cr13/cr14/cr3)

Respon Anda?

komentar