Air Masih Mati, Warga Pelita Mandi Pakai Air Galon

229
Pesona Indonesia

 

Distribusi air bersih dari PT Adhya Tirta Batam (ATB) ke pelanggannya tak kunjung lancar. Air masih ngadat bahkan mati total diberbagai wilayah di kota ini. Warga terpaksa beralih ke air galon untuk mandi.

Itulah yang dialami warga Pelita, Lubukbaja. Hingga kemarin (8/3) air tak kunjung mengalir ke rumah mereka. “Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari kami membelikan air galon. Paling sedikit dalam sehari harus beli tiga galon,” ujar warga perumahan Green Mas Pelita VII Blok B No. 12, Mahot Hasibun.

Menurut Hasibuan, air telah ngadat di rumah mereka selama tiga bulan. “Kalaupun ngalir hanya jam 01.00 dini hari. Kadang juga jam 02.00 WIB. Itupun sang kecil ngalirnya,” katanya.

Kayatun, wara Pelita lainnya mengakui air tidak penah mengalir pada siang hari di tempat mereka. Ia dan penghuni kos-kosan di kawasan itu terpaksa mandi dengan air galon tiap harinya. “Kami kos itu ada sembilan orang disini, untuk satu bak sepanjang ini tidak cukup lah mas jadi harus beli air galon lagi,” ujar Kayatun kepada Batam Pos sambil menunjukan bak air dalam kosanya dalam kondisi kosong.

Warga minta pihak ATB untuk segera mengatasi krisis air yang dialami. “Kalau tidak sekarang mau tunggu kapan. Air ini kebutuhan utama kami,” imbuh warga lainnya. (cr14)

Respon Anda?

komentar