Air Tak Ngalir, Warga Nilai ATB Siksa Warga Pada Dini Hari

170
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Pasokan air bersih yang disalurkan PT ATB di Batam kian krisis. Setelah tiga hari berturut-turut tak mengalir sejak Senin (9/3), pihak ATB kembali menyiksa warga dengan mengalirkan air pada dini hari sekitar pukul 01.00 WIB hingga pukul 04.00 WIB. Warga haru meluangkan waktu istrahat malam untuk menadah air yang mengalir sangat kecil.

Inilah yang dialami oleh warga perumahan Rhabayu Regency, Laguna Regency dan sekitaran wilayah Marina, Tanjungriau, Sekupang pada umumnya.

“Sudah tiga hari tak ngalir, semalam kami disiksa harusĀ  menjaga air. Air keluar kecil kali itupun baru ngalir pukul 01.00 sampai pukul 04.00 WIB saja,” ujar Ernawati warga perumahan Rhabayu Regency, Senin (9/3) pagi.

Warga yang sudah benar-benar kepepet dengan pasokan air, terpaksa tidak tidur semalaman untuk menampung air.

“Kalau sambung selang ke drum, air tak bisa naik, karena sangat kecil ngalirnya, makanya harus tadah baru tuang ke bak mandi atau drum,” tutur Fitri ibu rumah tangga lainnya.

Selama ini, pasokan air di wilayah Marina memang seperti dibatasi. Air hanya ngalir pada malam hari. Namun itu masih dimaklumi warga karena air bisa ditampung di bak mandi atau drum. Namun parahnya sudah sebulan belakangan ini, air jarang dialiri bahkan terakhir sampai tiga hari berturut-turut.

“Kalau dialirin pun keluarnya sangat kecil, kalau bak mandi agak tinggi, air nggak bisa naik,” tutur Fitri lagi.

Warga sempat mengandalkan air yang dibeli dari tangki, namun karena mutu air tak menjamin warga terpaksa menggunakan air galon untuk kebutuhan masak dan mandi.

“Air tangki bauh solar semua, tak bisa dipakai,” kata Ernawati.

Jika air tak mengalir, dalam sehari warga harus merogok kocek lebih dalam karena harus membeli 5 sampai 10 galon untuk kebutuhan harian. (eja)

Respon Anda?

komentar