Kriminal Anak di Batam, Meningkat

3891
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Setiap tahun kasus kriminal pada anak untuk wilayah Kepri terus meningkat. Seperti yang sudah-sudah, kriminal anak di Batam masih mendominasi dibandingkan daerah lainnya di Kepri.

Kasubsi Bimbingan Klien Anak Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II di Tanjungpinang, Agus, mengakui tahun ini kasus pidana pada anak kembali meningkat untuk wilayah Kepri. Dan daerah Batam masih mendominasi jumlah perkara yang didampingi Bapas, menyusul Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan

“Perkara paling banyak itu tetap di Batam, kalau dipersenkan bisa sampai 80 persen. Kalau daerah lain tak sebanyak Batam,” kata Agus saat berada di Pengadilan Negeri Batam, kemarin

Menurutnya, dari data yang dihimpun Bapas sejak Januari hingga Agustus 2015 ada 157 kasus anak bermasalah hukum (ABH). Sekitar 90 perkara telah dapat diselesaikan secara kekeluargaan dan selebihnya tetap berlanjut hingga ke pengadilan.

“Perkara yang tetap mendominasi adalah pencurian dan pencabulan. Sebagian kasus harus lanjut ke pengadilan,” terang Agus lagi.

Dilanjutkanya, tugas dari Bapas adalah mendampingi anak baik di penyidikan hingga ke pengadilan.

“Diakhir, sebelum putusan, Bapas memberikan rekomendasi dan saran. Hakim wajib mempertimbangkan saran,” ujar Agus.

Namun, Agus berharap agar anak yang terlibat kriminal tak dipenjara, melainkan mendapat pendidikan. “Penjara langkah terakhir,” sebutnya. (she/bpos)

Respon Anda?

komentar