Ketua DPRD Batam Ragukan Kredibilitas Lembaga yang Ia Pimpin

170
Pesona Indonesia
 Ketua DPRD Batam, Nuryanto didampingi Wakil DPRD Batam memimpin rapat paripurna masa persidangan tahap III 2015 yang dihadiri Wakil Wali Kota Batam, Rudi, Senin (31/8).  F.Cecep Mulyana/Batam Pos

Ketua DPRD Batam, Nuryanto didampingi Wakil DPRD Batam memimpin rapat paripurna masa persidangan tahap III 2015 yang dihadiri Wakil Wali Kota Batam, Rudi, Senin (31/8).
F.Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam, Nuryanto meragukan kredibilitas lembaga yang dipimpinnya. Menurutnya, banyak kelompok di DPRD belum mampu melaksanakan prinsip-prinsip tata pemerintahan yang baik dan demokratis.

”Jika DPRD tak menjadikan dirinya sebagai lembaga bersih dan berwibawa, maka fungsi pengawasan cenderung tak efektif, sekedar menjadi alat kepentingan politik,” ungkap Nuryanto dalam rapat Paripurna Laporan Kinerja DPRD, Senin (31/8).

Menurutnya, berbagai kasus terjadi di lingkungan DPRD. Beberapa peristiwa yang menghadapkan anggota DPRD pada permasalahan hukum. Namun Nuryanto tak merinci permasalahan tersebut.

Berdasarkan catatan Batam Pos, kasus yang menghadapkan pada permasalahan hukum yang menjerat anggota DPRD, seperti kunjungan kerja (kunker) fiktif DPRD Kota Batam. Serta adanya penimbunan beras ilegal di gudang milik anggota DPRD Kota Batam.

Terkait banyaknya kasus di internal DPRD, saran Nuryanto, pengawasan tak hanya diarahkan keluar. Namun juga dilakukan pengawasan di internal DPRD Kota Batam. ”Ini berkaitan erat dengan pengembangan kode etik atau kode perilaku yang menjadi bagian tata tertib DPRD,” kata politisi PDI Perjuangan ini.

Nuryanto mengatakan, sudah waktunya DPRD tak hanya merumuskan pentingnya kinerja berbagai kebijakan publik di tingkat pemerintah daerah. Namun juga kinerja internalnya.

Menurut Nuryanto, penyusunan laporan kinerja DPRD masa persidangan III jauh dari sempurna.

”Tapi saya harapkan menjadi langkah awal untuk menumbuhkan kesadaran kita semua atas amanat yang diberikan Tuhan yang maha esa. Untuk berfikir, berbuat, bekerja, dan mengabdi untuk rakyat,” ungkapnya. (hgt/bpos)

Respon Anda?

komentar