Pemerkosa Balita Kandung Pilih Banding

168
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Ac, 33, yang baru divonis penjara 13 tahun dan denda Rp 60 juta subsider empat bulan penjara karena terbukti melakukan pemerkosaan terhadap anak kandungnya yang masih balita, ternyata tak terima vonis hakim. Ia pun menyatakan banding.

“Saya banding yang mulia,”tegasnya kepada majelis hakim, usai pembacaan vonis di PN Batam, kemarin (1/9/2015).

Mendegar hal itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Zulna Yosepha, masih pikir-pikir apakah ia juga akan melakukan banding atau tidak, mengingat putusan lebih ringan dua tahun dari tuntutannya. JPU sebelumnya menuntut Ac dengan hukuman penjara 15 tahun. Zulna menilai, Ac melanggar pasal 82 UU no 23 tahun 2002 tentang Pencabulan Anak.

Ac sendiri selain tak terima vonis hakim, selama ini juga tidak mau mengakui perbuatannya, meskipun fakta-fakta persidangan menunjukkan kalau dia terbukti melakukan perkosaan itu. Hal ini juga yang membuat mejelis hakim memberatkan hukuman Ac.

Seperti diberitakan, Ac yang merupakan pekerja galangan kapal dilaporkan keluarganya karena mencabuli balitanya hingga menyebabkan kelamin balitanya rusak. (she/bpos/nur)

Respon Anda?

komentar