Pemerkosa Divonis 13 Tahun, Jaksa Apresiasi Hakim

204
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Keputusan Majelis Hakim PN Batam yang memvonis Ac dengan penjara 13 tahun karena terbukti memperkosa anak balitanya, mendapat apresiasi dari jaksa penuntut umum (JPU) Zulna Yosepha.

JPU sebelumnya menuntut AC dengan hukuman penjara 15 tahun karena dinilai melanggar pasal 82 UU no 23 tahun 2002 tentang pencabulan anak. Meski putusan lebih rendah dua tahun dari tuntutan JPU, namun penjara 13 tahun pantas untuk Ac.

Jaksa Zulna dalam tuntutannya menyebut Ac tidak pantas mendapatkan maaf. Kelakukannya memperkosa anak balita yang notabene masih anak kandung sendiri, melampaui batas-batas nilai-nilai kemanusiaan. “Seharusnya Ac jadi pelindung anaknya, tapi dia malah merusaknya,” ujar Zulna pada persidangan sebelumnya.

Majelis hakim yang dipimpin Budiman Sitorus didampingi hakim Arif hakim dan Juli menyatakan Ac terbukti bersalah mencabuli putri kandungnya, Melati (nama samaran, red) yang masih balita. Hal itu disimpulkan dari fakta-fakta selama persidangan baik dari keterangan saksi dan terdakwa.

Majelis hakim juga telah mempertimbangkan hal yang memberatkan dan meringankan terdakwa. Hal memberatkan terdakwa selain merusak masa depan putri kandungnya sendiri, juga meresahkan masyarakat, dan tak mengakui perbuatannya. Sementara hal yang meringankan terdakwa bersikap sopan. (she/bpos/nur)

Respon Anda?

komentar