SAH Berkunjung ke Batam Pos

321
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur nomor urut 2 Soerya-Ansar berkunjung ke redaksi Batam Pos, Selasa (1/9). Dalam pertemuan tersebut, pasangan yang menamakan dirinya SAH itu, meminta komitmen dari semua pihak untuk menciptkan kampanye damai dan menghindari black campaign.

“Kami berharap agar deklarasi damai ini jangan hanya di slogan saja. Tetapi harus sama dengan realita di lapangan,” katanya.

Soerya mengatakan kubu SAH dan kubu SANUR (Sani-Nurdin) termasuk gerbong dari kedua calon tersebut untuk sama-sama menahan diri. Terutama semakin banyaknya media sosial yang sudah mulai ramai membicarakan Pilkada.

“Di Media sosial sudah banyak yang komentar-komentar yang mengarah ke Disharmoni,” katanya.

Menurut Soerya, kalau ada gesekan di media sosial, kemungkinan berasal dari kalangan kedua belah pihak atau pun ada pihak luar atau pihak ketiga yang sengaja memperkeruh suasana. Diharapkan kepada semua warga untuk tidak terprovokasi oleh pihak-pihak bertanggungjawab.

Soerya-Ansar meminta dukungan dari semua pihak untuk mengantarkan mereka memimpin Kepri. Di mana pasangan tersebut sudah berkomitmen untuk sama-sama membangun Kepri bersama-sama. Dan tidak akan ada perpecahan di antara keduanya, seperti yang terjadi di beberapa daerah lainnya.

“Kalau satu dicubit, maka yang lain akan merasakan. Kalau pak Ansar bisa lebih banyak berperan, saya lebih senang. Artinya pekerjaan saya lebih mudah. Dan masyarakat bisa cepat terlayani,” katanya.

Ansar Ahmad juga berharap Pilkada yang akan digelar di Kepri ini bermartabat. Tidak ada saling menjelekkan satu sama lain. “Kalau kita sudah memerintahkan semua tim kita untuk memiliki pemikiran yang lain yang berorientasi terhadap keamanan dan kenyamanan,” katanya.

Jika terpilih nantinya, Soerya-Ansar akan fokus dalam pembangunan Kepri , termasuk untuk pengembangan hinterland. Conectivity, dan pembangunan energi seperti ketersediaan listrik dan air menjadi perhatiatian serius. Terutama untuk memberdayakan dan mengelola sumber daya maritim di Kepri.

“Misalnya untuk air di Batam. Harus ada rencana untuk menambah sumber air. Misalnya dari Bintan dan Lingga. Ini harus didudukkan,” katanya.

Untuk bidang transportasi, pasangan yang didukung PDI Perjuangan, Golkar, PBB, Hanura dan PAN tersebut mengatakan bahwa saatnya dilakukan pemetaan  dan kebutuhan alat transportasi. Misalnya untuk udara, sudah saatnya ada turut campur dari pemerintah provinsi.

“Selama ini untuk bandara di daerah ini kan hanya tanggung jawab dari Pemerintah daerah. Makanya saatnya, pemerintah provinsi ambil bagian,” katanya.

Pasangan ini juga akan mendukung dan melestarikan kebudayaan melayu. Salah satu yang didukung adalah Festival Sungai Carang yang sudah memasuki tahun ketiga.

“Kita mendukung Festival Sungai Carang. Sangat mendukung, dan ini akan kita evaluasi dan kita dudukkan. Pak Soerya juga sudah komitmen dengan ini,”katanya. (ian/bpos)

Respon Anda?

komentar