Susahnya Mengungkap Pembunuh Dua Wanita Cantik

449
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Pembunuh Try Chintya Prasetya dan Dwi Anggi, dua wanita muda di Batam hingga saat ini belum juga tertangkap. Polisi dari jajaran Polresta Barelang kesulitan. Padahal, Anggi tewas sejak 3 bulan lalu sedangkan Chintya sejak sebulan lalu.

Sekadar mengingatkan, sehari setelah Kapolri Jenderal Badrodin Haiti berkunjung ke Batam, Kapolda Kepri Brigjen Arman Depari memimpin langsung gelar perkara dua kasus pembunuhan tersebut di Mapolresta Barelang. Ia didampingi Direktur Kriminal Umum dan Direktur Kriminal Khusus.

Gelar perkara itu tergolong lama karena dilakukan sejak pukul 12.00 hingga 22.00 WIB. Tapi lagi-lagi kasus ini masih jauh dari kesimpulan siapa pelakunya. Dua kasus ini telah menjadi atensi atas perintah kapolri untuk diungkap secepatnya.

Kapolres Barelang Kombes Asep Safrudin mengakui pihaknya masih kesulitan dalam pengungkapan kasus pembunuhan sadis tersebut. Meski begitu, pihaknya masih menyelidiki kemungkinan-kemungkinan yang ditemukan dalam proses pemeriksaan saksi-saksi.

“Masih terus kita lidik. Kita juga telah telusuri kemungkinan-kemungkinan yang ada,” kata Asep yang ditanya saat mengawal proses pengamanan demo buruh di Kantor Pemko Batam, Selasa (1/9/2015).

Menurut dia, yang menjadi kesulitan besar pihaknya mengungkap kasus pembunuhan karena keterbatasan informasi. Apalagi, banyak opini-opini yang belum tentu kejelasannya.

“Pokoknya masih kita telusuri. Kita juga berharap ada informasi pasti baik itu dari masyarakat ataupun pihak yang mengenal korban,” terang Asep lagi.

Dilanjutkan Asep, hingga kemarin pihaknya juga masih menunggu hasil labfor dari Medan untuk pola darah dan beberapa barang bukti lainnya.

Seperti diberitakan, Dwi Anggi ditemukan tewas di bukit di Sekupang dengan kondisi luka parah di leher. Sementara, Try Chintya Prasetya ditemukan tewas di parit jalan ke luar Hotel Vista, Lubukbaja. Pengantin baru ini tewas dengan luka tusuk dibagian leher.

Dalam kasus ini, polisi sudah memeriksa intensif suami korban bernama Diva beserta keluarganya dan dua unit mobil milik keluarga Diva. (she/bpos/nur)

Respon Anda?

komentar