Tujuh Pelabuhan Akan Dibangun di Belakangpadang

260
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id –  Badan Pengelolaan Perbatasan dan Pertanahan Kota Batam akan membangun tujuh pelabuhan di Kecamatan Belakangpadang. Pelabuhan itu akan jadi fasilitas penghubung antarpulau, terutama di wilayah perbatasan.

”Sudah kita ajukan ke Pemerintah Pusat,” kata Kepala Badan Pengelolaan Perbatasan Daerah dan Pertanahan Kota Batam, Aspawi Nangali, Rabu (2/9).

Pelabuhan-pelabuhan tersebut diharapkan jadi infrastruktur dasar pembuka keterisoliran kawasan perbatasan. Seperti jalan, jembatan, dermaga, terminal, listrik, serta sarana prasarana komunikasi dan informatika.

”Kita berharap pulau perbatasan jadi maju,” ujarnya.

Ia melanjutkan, proyek itu sesuai dengan program pemerintah pusat yang mengutamakan pembangunan infrastruktur di pulau terluar. Dalam hal ini, Badan Nasional Pengelola Perbatasan memprioritaskan tiga pembangunan infrastruktur di Lokasi Prioritas (Lokpri), yaitu infrastruktur dasar pembuka keterisoliran, infrastruktur pendukung perekonomian dan infrastruktur pendukung pengelola batas wilayah negara dan lintas batas negara.

”Belakangpadang satu dari lima kecamatan Lokpri Nasional di Kota Batam,” kata dia.

Aspawi juga mengatakan, pembangunan tujuh pelabuhan di kecamatan yang berbatasan laut dengan Singapura itu diusahakan masuk dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2016.

”Kita berusaha mendorong agar masuk dalam APBN,” ujar dia.

Meski begitu, Aspawi belum memastikan lokasi pembangunan pelabuhan-pelabuhan itu dan masih melakukan pendataan pulau berpenghuni yang membutuhkan pelabuhan.

”Yang jelas Kecamatan Belakangpadang, untuk titiknya belum, masih kita survei pulau mana yang lebih membutuhkan,” katanya. (rna/bpos)

Respon Anda?

komentar