Dua Kapolsek Dan Tiga Kasat Polresta Barelang Diganti

1540
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Polda Kepri mutasi sebanyak 118 personilnya. Dimana sesuai dengan surat telegram Kapolda Kepri nomor :  STR / 518 / IX / 2015 Tanggal 02 September 2015. Dua Kapolsek dan tiga kasat dijajaran Polresta Barelang diganti.

“Rincian personil yang diganti itu yakni Kompol 23 orang personil, Akp 45 orang personil, Iptu 25 orang personil, Ipda 22 orang personil, Brigadir 1 orang personil dan PNS 2 Personil,” kata Kabag Humas Polda Kepri AKBP, Hartono.

Perwira menengah yang diganti itu antara lain yakni Kompol Didik Efrianto sebelumnya menjabat sebagai Kanit II Subdit II Ditreskrimsus Polda Kepri, diangkat menjadi Kasinego Subditdalmas Ditshabara Polda Kepri.  Kompol Rimsyahtono yang dulunya sebagai Kapolsek Sekupang, diangkat sebagai Koorspripim Polda Kepri. AKP Limin sebelumnya Wakasat Shabara diangkat jadi Kasat Sabhara Polresta Barelang.

Kasat Lantas Polresta Barelang Kompol Agus Joko Nugroho diangkat menjadi Kabagops Polres Bintan. Kompol Henry Andhar Sibarani sebelumnya menjabat sebagai kasi BPKB Subditregident Ditlantas Polda Kepri, diangkat menjadi Kasat Lantas Polresta Barelang.

AKP Donris E Pasaribu Kapolsek Sei Beduk diangkat menjadi Kaurrapkum Subbidbankum Bidkum Polda Kepri.  AKP Suwitnyo Kasipropam Polresta Barelang diangkat menjadi Kapolsek Sei Beduk.

Kompol Faisal Syahroni Koorspripim Polda Kepri diangkat menjadi Kasatshabara Polresta Barelang. Kompol Ferri Aprizon Kasashabara dijadikan Kapolsek Sekupang. Kompol Irham Halid Kasat Narkoba Polresta Barelang diangkat menjadi Kanit I Subdit II Ditresnarkoba Polda Kepri. Kompol Suhardi Hery Haryanto Kasubbagselek Bagdalpers Ro SDM diangkat menjadi Kasat Narkoba Polresta Barelang

Hartono mengatakan bahwa Kapolda Kepri Brigjen Pol Arman Depari menyampaikan serah terima jabatan dalam organisasi, merupakan hal yang wajar. Karena sebagai proses pelaksanaan kebijakan pimpinan.  Dalam rangka pembinaan karir bagi personel melalui suatu sistem tour of duty dan tour of  area.

“Momentum ini juga sangat diperlukan untuk pendewasaan. Agar senantiasa selaras dengan perkembangan masyarakat. Oleh karena itu, Seyogyanya pelaksanaan mutasi ini janganlah dipandang sesuatu acara yang bersifat formalitas, melainkan harus dilihat sebagai suatu upaya Institusi Polri dalam meningkatkan produktivitas dan kinerja kesatuan,” pungkasnya. (ska)

Respon Anda?

komentar