Kantor Lurah Dibobol, 6 Karung Beras Hilang

324
Pesona Indonesia
 Pintu kantor Kelurahan Batu Selicin, Kecamatan Lubukbaja yang dirusak pencuri, Kamis (3/9). Foto: Johannes Saragih/Batam Pos

Pintu kantor Kelurahan Batu Selicin, Kecamatan Lubukbaja yang dirusak pencuri, Kamis (3/9).
Foto: Johannes Saragih/Batam Pos

batampos.co.id – Kantor Kelurahan Batu Selicin, Lubukbaja dibobol maling, Rabu (2/9) dinihari. Para pencuri yang diduga lebih dari satu orang itu berhasil menggasak dua unit komputer, mesin printer, serta modem untuk jaringan internet.

Staf Kelurahan Selicin, Abdul Raup Basyid, mengatakan kejadian pencurian itu bukanlah yang pertama kali. Sebab dua bulan lalu, pencuri berhasil masuk ke dalam kantor dan mencuri belasan kes minuman kaleng, dispenser hingga kursi.

”Ini yang ketiga kalinya. Yang pertama sebelum lebaran, mereka ambil minuman kaleng hingga kursi,” kata Abdul kepada wartawan di kantor kelurahan, kemarin pagi.

Pencurian kedua terjadi pada Sabtu (29/8) malam. Pencuri mengangkut enam karung beras miskin (raskin) yang diletakkan di dalam ruangan kelurahan.

”Nah yang ketiga ini mereka nekat ambil komputer, printer, juga modem,” jelas Abdul lagi.

Menurut dia, kejadian terakhir baru diketahui Rabu pagi setelah pegawai berdatangan. Saat dicek, ternyata beberapa unit komputer hilang. Diduga pelaku masuk dengan membobol plafon dan jendela kantor. Tak hanya itu, pelaku yang diduga lebih dari satu orang nekat keluar lewat pintu depan saat mengangkut barang-barang curian.

”Ruang Pak Lurah juga dijebol. Tapi pelaku diduga masuk dan keluar lewat pintu depan. Anehnya, pelaku juga memberi pesan kepada kami lewat kertas HVS, yang menyebutkan mereka telah mencuri barang-barang kantor,” terang Abdul.

Lurah Batu Selicin, Joko Santoso membenarkan pencurian itu dan pihaknya telah membuat laporan kepada polisi. Ia membenarkan jika pencurian sudah terjadi beberapa kali meski pihaknya sudah mengunci rapat kantor tersebut.

”Yang hilang pertama enam karung raskin, total kerugian sekitar Rp 480 ribu. Kejadian yang kedua ini kita rugi sekitar Rp 15 juta,” kata Joko.

”Informasinya bengkel knalpot racing sebelah dimaling juga. Katanya rugi sekitar Rp 50 jutaan. Dan kita akan berusaha menganti beras untuk warga miskin itu dengan uang tunai,” tambahnya

Kapolsek Lubukbaja, Kompol I Dewa Nyoman ASN menjelaskan pihaknya sudah mendapat laporan sehari sebelumnya. Atas laporan itu, pihaknya langsung turun dan mengamankan dua orang yang diduga pelaku pencurian. (she/bpos)

Respon Anda?

komentar