BP Batam akan Sedot Air Duriangkang ke Dam Mukakuning

552
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Badan Pengusahaan Kawasan (BP) Batam ialah pihak yang bertanggung jawab atas pengelolaan dam di Batam. Ia yang menyediakan air baku untuk diolah jadi air bersih oleh ATB (Adhya Tirta Batam).

Pada masa krisis air baku ini BP Batam menyatakan tengah mencari solusi jangka pendek untuk mengatasi penurunan produksi air akibat menyusutnya debit air di beberapa dam. Di antaranya, dengan memompa air dari dam Duriangkang untuk dipindahkan ke Dam Mukakuning.

“Kami gunakan pompa sedot untuk optimalisasi, sehingga nanti distribusi air lebih merata,” ujar Direktur Pengelolaan Air dan Limbah BP Batam, Tato Wahyu, Sabtu (5/9).

Ia menyebut, dengan pompa sedot itu diharapkan dapat mengalirkan sekitar 300 liter per detik air baku ke Dam Mukakuning. Sehingga, kapasitas di dam tersebut meningkat jadi sekitar 600 liter per detik.

“Karena dari Mukakuning itu airnya bisa dialirkan ke Batuaji, Nagoya, Batuampar, Bengkong dan lain-lain,” terangnya.

Tato mengatakan, langkah itu merupakan solusi jangka pendek untuk mengtatasi kekurangan aliran air ke masyarakat akibat kebijakan rationing atau penggiliran aliran air oleh pihak ATB. Menurut Tato, dengan skenario tak turun hujan hingga akhir tahun, maka debit air di beberapa dam dinilai masih cukup. Namun, perlu langkah antisipatif agar tak sampai terjadi kekeringan yang parah dan tak ada air sama sekali. Meski begitu, Tato mengaku masih optimistis ketersediaan air masih cukup setidaknya hingga bulan Mei tahun depan.

“Setidaknya, kami sudah memikirkan langkah sampai Desember nanti harus bagaimana,” kata Mantan Direktur Agribisnis dan Pemukiman BP Batam itu.
(rna/bpos)

Respon Anda?

komentar