Hadapi MEA Bidan Harus Terus Belajar

397
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Bidan harus terus meningkatkan keahlian dan kapasitasnya seiring kemajuan teknologi kesehatan, terutama dalam layanan persalinan bagi ibu hamil.

Tak hanya itu, kompetensi yang meningkat diharapkan juga dapat menjadi modal saing saat nanti menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean yang memungkinkan tenaga kerja asing masuk ke Indonesia, dan sebaliknya.

“Tak ada kata lain selain terus dan terus belajar, update teknologi dan keilmuan agar dapat bersaing dengan bidan dari negara lain,” kata Wakil Wali Kota Batam, Muhammad Rudi usai membuka Seminar Sehari yang diadakan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Batam dalam rangka Ulang Tahun IBI ke-64 tingkat Kota Batam bertempat di Hotel Harmoni One Batamcenter, Sabtu (5/9).

Menurut Rudi, bidan punya andil besar terhadap kelangsungan generasi masa depan bangsa. Pasalnya, mereka turut membantu ibu-ibu hamil melalui proses persalinan sehingga ibu dan bayinya dapat hidup dan sehat. Sehingga, dari anak-anak yang baru lahir dan ditolong oleh bidan inilah generasi masa depan bangsa bisa diestafetkan. Karena itu, Wakil Wali Kota berpendapat agar para bidan bisa memperoleh kesempatan meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dengan mengasah ilmu lagi ke bangku sekolah.

“Kalau pegawai bisa disekolahkan, saya akan sampaikan ke Kepala Dinas Kesehatan agar mereka diberi beasiswa untuk sekolah lagi,” ujar Rudi.

Kegiatan itu  juga sebagai ajang silaturahmi antara pengurus IBI dan para anggota yang diikuti empat belas ranting IBI dengan peserta 400 orang.

Sementara itu, Ketua Pengurus Daerah IBI Kepri Yulianti dalam sambutanya menyampaikan saat ini jumlah bidan di Kepri sebanyak 225 ribu. Namun, angka kematian bayi masih tinggi. Hal itu lantaran bidan yang baru tamat pendidikan harus magang terlebih dahulu dengan seniornya.

“Bidan ahli (mengurusi) persalinan normal, kalau tidak normal bukan tugasnya,” katanya.

Yulianti  juga menyampaikan bagi bagi bidan yang jarang mengikuti pertemuan yang bersifat ilmiah akan ketinggalan sebab ilmu kebidanan terus berkembang.

Panitia Seminar, Huzna Z mengatakan kegiatan HUT IBI ke 64 tingkat Kota Batam dilaksnakan dengan berbagai kegiatan mulai dari bakti sosial  dengan melaksnakan kunjungan ke empat  panti asuhan di Kecamatan Sagulung dan satu Panti Asuhan di Kecamatan Bengkong dan disambung Semiar Sehari dengan Tema ” Bidan mengawal 1000 hari pertama kehidupan mewujudkan Generasi Penerus”.

“Seminar ini dilaksnakan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan di kalangan bidan,” ujarnya. (rna/bpos)

Respon Anda?

komentar