Inilah Strategi BP Batam Penuhi Kebutuhan Air di Batam

399
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Masih tentang ketersediaan air di Batam. Untuk solusi jangka panjang, BP Batam sudah ancang-ancang untuk mengoperasikan beberapa dam baru. Di antaranya, Dam Rempang dan Dam Tembesi.

“Rempang itu danau (genangan airnya) nya sudah ada,” kata Direktur Pengelolaan Air dan Limbah BP Batam, Tato Wahyu, Sabtu (5/9).

Sementara Dam Tembesi, meski debit airnya telah ada namun masih asin dan diperkirakan baru siap diproduksi jadi air bersih sekitar dua tahun mendatang.

“Iya, kalau Tembesi mungkin sekitar 2017,” ujarnya.

Disinggung solusi alternatif lain berupa pengerukan dam, Tato menampik. Menurut dia, pengerukan bukan solusi jangka pendek, mengingat proses itu akan membuat air jadi keruh dan dikhawatirkan malah mengganggu produksi air yang sudah seret.

ilustrasi
ilustrasi

“Kalau mendesak begini gak bisa juga pengerukan itu,” katanya.

Ia menjelaskan, proses pengerukan tak bisa dilakukan pada bibir dam yang telah mengering. Seperti di Dam Seiharapan, Sekupang yang bibir damnya mengering dan malah tananhnya retak-retak. Menurut Tato, pengerukan harus dilakukan pada kondisi tanah yang basah, seperti yang masih tergenangi debit air.

“Jadi gak bisa seperti bayangan orang, yang kering ini dikeruk dan didalamkan dulu,” jelas dia.

Pihaknya juga kembali mewanti-wanti pada masyarakat untuk berhemat air sembari menunggu turunnya hujan dan debit air tak lagi menyusut.

“Sama-sama kita efisiensi,” katanya. (rna/bpos)

Respon Anda?

komentar