BP Batam: Kita Punya Persediaan Air tapi Harus Berhemat

280
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Direktur Pengelolaan Air dan Limbah BP Batam, Tato Wahyu, mengatakan bahwa BP Batam dan ATB memang harus bertanggung jawab atas krisis air bersih di Batam saat ini.

“Kalau saat ini yang bisa kami lakukan hanya mengalirkan air dari Duriangkang ke Mukakuning. Ini untuk membantu ketahanan Seiladi,” katanya.

Tato mengatakan, sebagai instansi yang bertanggungjawab untuk ketersediaan air baku di Batam, pihaknya sudah meminta komitmen ATB untuk membagi air merata bagi semua warga. Ia berharap ATB bisa terus mempertimbangkan ketahanan semua dam.

“Makanya ada rationing ini untuk mempertahankan dam. Tetapi ingat, semua warga harus dibagi rata airnya,” katanya.

Sebagai pertanggungjawaban, BP Batam mengaku terus melakukan perawatan dam. Tetapi curah hujan yang sangat minim di Batam membuat dam yang ada terus mengering.

“Ini faktor alam. Makanya jalan satu-satunya adalah penghematan,” katanya.

Seperti pernyataan sebelumnya, Tato menegaskan air baku di Batam masih bertahan sampai akhir tahun. Ia berharap masyarakat Batam untuk tidak cemas.

“Kita masih punya persediaan. Tetapi memang harus berhemat, karena tidak ada jaminan akan musim hujan sebelum Desember,” katanya lagi. (ian/bpos)

Respon Anda?

komentar