Ditelepon, Call Center ATB hanya Jawab “Mohon Sabar”

200
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Krisis air bersih di Batam masih terus berlanjut di sejumlah pemukiman warga, Senin (7/9). Seperti yang dialami warga Perumahan Shangrilla Garden, Sekupang.

Mereka mulai resah karena sejak Kamis (3/9) lalu hingga kemarin aliran air di perumahan elit itu mati total. Untuk memenuhi kebutuhan air bersihnya, warga setempat terpaksa mengambil air dengan drum dari Tanjungpinggir dan kawasan Telkom Sekupang.

“Mulai Rabu lalu, aliran air sudah kecil, namun hari Kamis air mati total. Kami bingung, karena call center ATB hanya meminta kami sabar,” ungkap seorang warga, Linda, kemarin.

Warga lainnya, Debi, mengatakan sejak air mati ibu dua anak ini punya tugas tambahan setelah menjemput anaknya pulang sekolah, yakni mengantar anak mengungsi ke rumah teman atau saudara.

“Kami terpaksa menumpang mandi di rumah teman atau saudara,” kata Debi.

Kebingungan warga semakin menjadi karena kondisi ini hanya terjadi di Shangrila Garden. Sementara di kawasan Tiban yang berdekatan dengan peruamahan tersebut, air tidakmati meskipun volumenya kecil.

Sejumlah ekspatr iat yang tinggal di perumahan tersebut juga mengaku heran. Mereka menyebut kondisi seperti ini tak pernah terjadi di negara asalnya.

“Ini sangat aneh,” kata Thomas, ekspatriat asal Australia, kemarin. (leo/bpos)

Respon Anda?

komentar