Pak Polisi Razia Handphone KW, Pedagang Terbirit-Birit

886
Pesona Indonesia
Iphone aslli vs Iphone KW. Foto: istimewa
Iphone aslli vs Iphone KW. Foto: istimewa

batampos -Pedagang handphone KW alias replika ketar ketir saat Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri merazia usaha mereka di lantai dasar Nagoya Hill, Selasa (8/9) sore. Beberapa kardus HP KW pun diamankan.

Pantauan Batam Pos (grup Batampos Online, red), daalam razia itu, banyak pedagang yang kocar-kacir dan langsung menutup usahanya. Beberapa toko terlihat ditingalkan pemiliknya begitu saja.

Lilin, salah satu pedagang di area tersebut mengatakan kedatangan polisi mengejutkan para pedagang. Polisi memeriksa secara detail setiap toko dan tanpa ada perlawanan dari pemilik toko.

“Semuanya toko diperiksa termasuk toko saya. Ada puluhan polisi datang untuk merazia,” terangnya.

Sebelumnya, Kuasa hukum tiga perusahaan, Apple, Samsung, dan Beats yakni Greorius Upi mengatakan razia tersebut berlangsung setelah pihaknya melaporkan adanya dugaan penjualan produk tiruan dari perusahaan Apple, Samsung, dan Beats. Laporan itu berawal dari pengaduan beberapa konsumen yang tak puas dengan produk tersebut.

“Banyak laporan konsumen. Selama ini kami menjaga kualitas produk kami dengan baik. Namun dengan adanya produk KW ini kami merasa dirugikan,” katanya.

Sementara itu, Ditreskrimsus Polda Kepri, Kombes Syahar Diantono menegaskan bagi penjual atau pengedar barang replika tersebut akan dijerat Pasal 94 UU no 15 tahun 2001 tentang merek dengan ancaman 2 tahun kurungan penjara.

“Razia ini dilakukan jika ada delik aduan dan kita harus layani,” tegasnya.

Bagaimana dengan tas KW, jam KW, parfum KW, dan masih banyak lagi barang KW yang menjamur di Batam pak Polisi? Kok Tak Dirazia? (opi/bpos)

Respon Anda?

komentar