Asyik.., Ada Federasi Olahraga Rekreasi-Masyarakat Indonesia di Kepri

425
Pesona Indonesia
Rapat Pengurus Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (formi) di Hotel Planet Holiday, kemarin. Foto: Tahang/Batampos
Rapat Pengurus Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (formi) di Hotel Planet Holiday, kemarin. Foto: Tahang/Batampos

batampos – Federasi Olahraga Rekreasi-Masyarakat Indonesia (Formi) Kepri resmi terbentuk dalam rapat yang digelar di Planet Holiday Hotel & Residence, Jodoh, Kamis (3/9) lalu. Dalam rapat tersebut, selain pembentukan Formi juga dipilih Ketua Umum periode pertama ini. Terpilih secara aklamasi, Guntur Sakti sebagai Ketua Umum Formi Kepri periode 2015-2020.

Pembentukan dan kepengurusan Formi ini, berdasarkan mandat diterima Hertinus CH dengan surat Formi Nasional nomor 071/B/Forminas/V/2015 tertanggal 11 Mei 2015 perihal Surat Mandat Pembentukan Formi Provinsi Kepulauan Riau, yang ditandatangani Ketua Umum Formi Nasional, Hayono Isman.

Hadir dalam rapat di Planet Holiday Hotel & Residence, Jodoh, Kamis (3/9) lalu, yaitu 10 pelaku dan pecinta olahraga rekreasi, olahraga masyarakat dan olahraga tradisional yang dimiliki dan berkembang di provinsi ini, yakni Guntur Sakti, Yohannes, Sukhri Farial, Usep RS, Asmin Patros, Buralimar, Djoni Trison, Siha, Delfian, serta pemegang mandat Hertinus CH.

“Pada rapat pembentukan Formi Kepri itu, peserta rapat yang diundang dan hadir sepakat mempercayakan Pak Guntur (Guntur Sakti) sebagai Ketua Umum,” kata Yohannes, salah seorang pencetus dan penggagas berdirinya Formi di Kepri dalam rilisnya kepada Batam Pos, malam tadi.

Selain membentuk dan memilih Ketua Umum, pada rapat perdana itu juga menyusun kepengurusan. “Memang ketika itu belum lengkap, setidaknya personel pengurus inti sudah diisi sembari menunggu rapat berikutnya untuk menyusun kepengurusan secara lengkap,” jelas Yohannes.

Adapun dalam penyusunan kepengurusan, Formi Kepri mengacu pada Anggaran Dasar (AD)/ Anggaran Rumah Tangga (ART) Formi dan stuktur kepengurusan Formi Nasional. “Dalam struktur kepengurusan Formi Kepri, terdapat enam bidang dan tiga komisi selain ketua umum, ketua-ketua, sekretaris umum dan sekretaris-sekretaris serta bendahara umum dan bendahara-bendahara,” kata Yohannes.

Disebutkan, dalam struktur kepengurusan juga dilengkapi dengan pelindung, dewan penyantun, dewan kehormatan, dewan pakar dan audit internal.

Ketua Umum Terpilih Formi Kepri Guntur Sakti menyebutkan, gagasan dan ide pembentukan dan penyusunan kepengurusan Formi Kepri ini selain diamanatkan Undang-undang (UU) No.3 Tahun 2005 tentang Sistim Keolahragaan Nasional (SKN), juga karena di provinsi ini memang sudah memiliki banyak cabang olahraga tradisional dan rekreasi   berkembang, tapi belum memiliki wadah.

“Dengan terbentuknya Formi dan kepengurusan ini, maka cabang-cabang olahraga tradisional yang ada dan cabang olahraga rekreasi yang berkembang di masyarakat kita khususnya Kepri dapat diwadahi dan menginduk. Selama ini sebagian sudah ada yang memiliki organisasi, sebagian lagi belum bahkan muncul sporadis di masyarakat kita,” kata Guntur.

Juga, dengan terbentuknya Formi Kepri, maka olahraga yang sebagian merupakan budaya di masyarakat dapat terus dilestarikan. “Terbentuknya induk organisasi Formi di Kepri ini, maka kita kepengurusan telah turut serta membantu pemerintah khususnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri dalam melestarikan olahraga tradisional dan rekreasi yang merupakan bagian dari budaya bangsa khususnya provinsi ini,” paparnya.

Terbentuknya Formi Kepri ini, merupakan provinsi ke-26 di Indonesia dan ke-8 di Sumatera telah memiliki induk organisasi, yang mewadahi cabang-cabang olahraga tradisional dan rekreasi di masyarakat. Di nasional, Formi mewadahi 44 organisasi anggota cabang olahraga tradisional dan rekreasi. (mta/bpos)

Respon Anda?

komentar