Tolong..! Batam Butuh Dokter Spesialis Ginjal

371
Pesona Indonesia
Nur Syafriadi, pernah jadi pasien Klinik Ginjal Ny BJ Habibie. Foto: Fitri Hardiyanti
Nur Syafriadi, pernah jadi pasien Klinik Ginjal Ny RA Habibie. Foto: Fitri Hardiyanti

batampos – Pasien penyakit ginjal terus bertambah di Batam. Namun, hingga saat ini, kota yang digadang-gadang menyaingi Singapura belum punya satu pun dokter spesialis ginjal.

Jangankan rumah sakit umum, Klinik Khusus Ginjal Ny RA Habibie saja belum punya dokter spesialis ginjal. Sang pemilik, Sri Soedarsono akhirnya selalu mengikutsertakan para petugas kesehatan di kliniknya dalam pelatihan-pelatihan terkait penanganan penyakit ginjal dan proses cuci darah.

Selain itu, klinik milik adik BJ Habibie itu juga sering mendatangkan ahli ginjal dari RS Khusus Ginjal Ny RA Habibie, Bandung. Namun, dokter itu hanya datang sekali dalam enam bulan. “Itu sudah cukup membantu,” kemarin.

Tidak adanya dokter spesialis ginjal di Batam dikeluhkan banyak pasien. Salah satunya Nur Syafriadi, Deputi IV Badan Pengusahaan (BP) Batam. Nur pernah mengalami masalah di ginjal sehingga harus cuci darah beberapa kali.

“Kalau ada keluhan dari pasien yang melakukan cuci darah itu pasti larinya ke dokter penyakit dalam. Bukan saya menafikkan keberadaan dokter penyakit dalam, tapi ini ada hubungannya juga dengan rasa percaya diri para pasien,” kata Nur.

Mantan Ketua DPRD Provinsi Kepri ini berharap Pemerintah Kota Batam bisa mendatangkan dokter spesialis ginjal. Begitupun rumah sakit-rumah sakit besar. (cew/bpos)

Respon Anda?

komentar